Duka Seorang Istri, 2 Bulan Menikah Suami Meninggal Usai Futsal

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 19 November 2019 10:12
Duka Seorang Istri, 2 Bulan Menikah Suami Meninggal Usai Futsal
Sang suami meninggal terkena serangan jantung saat futsal.

Dream - Tragedi dialami seorang perempuan yang tinggal di Johor, Malaysia. Airina Roslan harus kehilangan sang suami, Amirul Salki, yang menikahinya pada September 2019.

Amirul dilaporkan meninggal di usianya 25 tahun saat bermain futsal dengan kawan-kawannya di Shah Alam. Yang paling sedih, Airina tak sempat melihat saat-saat akhir Amirul.

Airina hanya mengenang permintaan maaf dari Amirul. Sang suami itu tak bisa membawanya berbulan madu.

Dilaporkan World of Buzz, Airina bekerja di Johor. Usai menikah pasangan ini segera melakoni hubungan jarak jauh. Sekadar diketahui, jarak antara Johor dan Shah Alam yaitu 340,8 kilometer.

Airina terakhir kali bertemu Amirul pada 31 Oktober. Enam hari sebelum Amirul meninggal dunia.

 

1 dari 6 halaman

Pesan Sebelum Latihan Futsal

 Suami meninggal dunia

Airina masih mengenang dan mengulangi catatan suara terakhir Amirul, sebelum latihan futsal.

" Ini adalah catatan suara terakhir yang kamu kirim kepada aku, dan itu adalah suara paling lembut yang pernah saya dengar. Anda (Amirul) tidak pernah selembut ini. Saya sudah mengulang ini selama ribuan kali! Ha ha!" ujar dia.

Airina berbagi perjalanan indah di akun Instagram-nya. Dia ingin mengenang perjalanan cintanya dengan Amirul.

Kisah ini, kata Airina, tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti publik tentang futsal. Sebaliknya, dia ingin mengingatkan masyarakat untuk menghargai sesama.

2 dari 6 halaman

Iseng Kirim SMS ke Ponsel Ayah yang Sudah Meninggal, Dapat Balasan Mengharukan

Dream - Chastity Patterson iseng mengirim pesan singkat ke ponsel mendiang ayahnya setiap hari selama empat tahun merasa terkejut setengah mati.

Bagaimana tidak? Pesan singkat yang selama ini dia kirim setiap hari tersebut akhirnya mendapat balasan.

Gadis 23 tahun itu memberi kabar setiap hari kepada ayahnya, Jason Ligons, yang sudah meninggal dunia.

Dia menceritakan tentang kehidupan sehari-harinya sebagai cara menjaga kenangan dengan sang ayah.

3 dari 6 halaman

Dapat Balasan Empat Hari Sebelum Peringatan Ke-4 Kematian Sang Ayah

Seperti biasa, pada Kamis pagi, 24 Oktober 2019, Chastity mengirim pesan panjang lebar ke nomor ponsel ayahnya.

Dia mengungkapkan kesedihannya ditinggal pergi sang ayah. Chastity juga bercerita tentang keberhasilannya lulus ujian dan sembuh dari kanker.

Namun, tiba-tiba dia mendapat balasan dari pria bernama Brad. Chastity terkejut dan terenyuh membaca balasan tersebut.

4 dari 6 halaman

Mengaku Membaca Setiap Pesan Yang Dikirim Chastity

Brad mengatakan dia kehilangan putrinya pada tahun 2014 karena mengalami kecelakaan mobil yang parah.

Anehnya, Brad mengaku selalu membaca pesan yang dikirim Chastity setiap hari. Kata Brad, pesan-pesan dari Chastity itu membuatnya tetap hidup.

" Hi sayang, aku bukan ayahmu. Tapi aku selalu membaca pesan-pesan yang kamu kirim selama empat tahun ini," tulis Brad dalam balasannya ke Chastity.

" Aku selalu menantikan pesan-pesan darimu pada pagi dan malam. Namaku Brad, dan aku kehilangan putriku pada Agustus 2014. Pesan-pesan darimu membuatku tetap hidup," tambah Brad.

5 dari 6 halaman

Tak Ingin Menghancurkan Hati Chastity

Dalam balasan pesan yang panjang, Brad menulis bahwa dia sebenarnya ingin membalas. Tapi dia takut balasannya akan menghancurkan hati Chastity.

Brad tahu bahwa dirinya bukan ayah Chastity. Tapi Brad melihat sosok putrinya yang meninggal dalam kecelakaan pada Chastity.

" Saat kamu mengirim pesan kepadaku, aku tahu itu pesan dari Tuhan. Aku sebenarnya ingin membalas sejak lama, tapi aku takut menghancurkan hatimu," tulisnya.

" Kamu wanita yang sangat luar biasa, dan aku berharap putriku tumbuh seperti dirimu saat ini. Terima kasih atas berita yang kamu kirim setiap hari. Aku bangga padamu," tambahnya.

6 dari 6 halaman

Jason Bukan Ayah Kandungnya

Chastity yang merasa terkejut sekaligus terenyuh membagikan percakapannya dengan Brad di Facebook. Bagi Chastity, percakapannya itu menandakan bahwa ayahnya baik-baik saja di sana.

Chastity mengatakan kepada Brad, meski Jason bukan ayah kandungnya, tapi dia sangat peduli padanya. Ayahnya tidak pernah ketinggalan untuk menemaninya di acara-acara sekolah.

" Aku menangis bersamanya, menceritakan segalanya dan bahkan menjadi sangat mandiri karena dia meluangkan waktu untuk mencintaiku dan menunjukkan kepadaku seperti apa kebahagiaan itu," pungkas Chastity tentang Jason, ayahnya.

(Sumber: Metro UK)

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie