Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(thesun)
Dream - Setelah berjuang cukup lama melawan kanker payudara, Patricia Parrotte hanya menginginkan satu hal, bisa melihat putrinya, Samantha Parrotte, lulus dari SMA.
Dilansir laman thesun.co.uk, Ibu berusia 55 tahun itu didiagnosis menderita kanker payudara tipe 'Tiga Negatif' pada bulan November tahun lalu.
Lima bulan kemudian, dokter mengatakan kepada keluarga bahwa kankernya telah menyebar ke tulang belakang dan menjadi terminal, waktunya pun tak lama lagi.
Pihak keluarga khawatir Patricia tidak mampu melihat putrinya wisuda, padahal hanya itu keinginan terakhirnya.
Bulan lalu, ketika kondisinya memburuk, Champlain Valley Technical Center dan para administrator di Saranac Schools, tempat Samantha belajar, memutuskan untuk mewisuda gadis itu di samping tempat tidur ibunya di rumah sakit.

Upacara itu dimulai dengan kepala sekolah membacakan pidatonya untuk Samantha di samping tempat tidur Patricia. Ia terlihat bangga dan bahagia bisa menyaksikan langsung acara wisuda putrinya, yang sangat menyentuh itu.

Patricia langsung tak sadarkan diri tepat setalah putrinya diwisuda. Ia meninggal dunia 2 hari kemudian.

Samantha mengatakan, upacara kelulusan ini membawa ketenangan dan kedamaian di jam-jam terakhir hidupnya.
" Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan betapa luar biasa saat itu," Ucap Samantha.
Sang ayah, Todd Parrotte, menggambarkan kejadian itu sebagai hal yang istimewa " Kita harus melihatnya bersama, dan itu istimewa."
© Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya