Kisah Horor Mahasiswa Cirebon Saat KKN

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 9 September 2019 08:00
Kisah Horor Mahasiswa Cirebon Saat KKN
Sempat terjadi kesurupan.

Dream - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) naik daun karena kisah horor yang beredar di dunia maya. Kejadian serupa juga dialami mahasiswa Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon pada 2018 lalu.

Fani, salah seorang peserta KKN mengaku tak akan melupakan kejadian mengerikan itu. Fani mengatakan, saat sudah diterjunkan ke desa tersebut, Fani ditunjukkan dua rumah untuk disewa.

" Rumah pertama untuk mahasiswa laki-laki dekat balai desa tapi yang perempuan jaraknya jauh dari rumah warga," kata dia.

Rumah yang ditempati Fani dikelilingi pohon bambu. Tapi, program pengambilan ke masyarakat itu punya bumbu misteri, kala seorang peserta KKN bernama Lastri (bukan nama sebenarnya), tiba-tiba kerap melakukan aktivitas yang aneh.

 

1 dari 7 halaman

Berkaca di Cermin Besar

Lastri kerap memakan bunga melati. Dia juga minum botol air khusus.

" Kami sempat mencari tahu tentang Lastri setelah minggu kedua kami diberi tahu kalau air itu diberi keluarganya karena diyakini punya khasiat apa gitu. Kami tetap positif saja karena yang penting kegiatan KKN mahasiswa Cirebon ini lancar," ujar dia.

Tapi, tingkah Lastri semakin mencurigakan. Wanita itu cenderung suka menyendiri dan berkaca di cermin besar.

Pada pekan ketiga KKN, Fani mengaku, tingkah laku Lastri terlihat lebih berbeda. Saat Kamis, malam Jumat Kliwon menjelang maghrib, Lastri tiba-tiba mandi dan keramas.

" Setelah Lastri mandi, saya bersama kawan lain di ruang tengah bersiap untuk salat maghrib. Nah, Lastri setelah keluar dari kamar mandi langsung menuju kamar yang biasanya dijadikan tempat untuk berkaca," ujar dia.

 

2 dari 7 halaman

Tak Lazim

Saat itu, pintu kamar yang digunakan Lastri dalam kondisi sunyi seperti tidak ada aktivitas di dalamnya. Fani bersama dua teman lainnya berinisiatif menghampiri kamar tersebut untuk memastikan keberadaan Lastri.

" Saya buka pintu pelan-pelan melihat Lastri sedang duduk di depan kaca sambil membelai rambutnya tanpa suara dan pandangannya kosong," kata dia.

Tidak lama kemudian, Lasti mengalami aktivitas aneh yang diduga kerasukan. Setelah kedatangan kelompok KKN laki-laki dan pihak desan Lasti disembuhkan.

" Kalau kata Pak Kiai desa bilangnya kejadian ini berawal dari Lastri yang punya kebiasaan tak lazim sehingga mengundang makhluk halus hadir di rumah yang kami sewa ini," ujar dia.

Usai pulih, Lastri bersama kedua temannya diantarkan pulang untuk mendapat perawatan dari keluarga mereka.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Panji Prayitno)

3 dari 7 halaman

Satu Tebakan Lokasi `KKN di Desa Penari' Dibenarkan Penulis Cerita, di Mana?

Dream – Cerita horor KKN di Desa Penari yang viral di Twitter membuat banyak warganet menjadi detektif dadakan. Mereka mencoba memecahkan lokasi tempat belasan mahasiswa melaksanakan program KKN menyeramkan tersebut.

Salah satu yang santer beredar adalah netizen yang menduga Desa Penari yang disebutkan tersebut berada di Rawa Bayu, Banyuwangi, Jawa Timur.

Sang pencerita, Simple Man—seorang warganet di Twitter yang berakun @simplem1378523, membantah cerita yang didengarnya itu penuturan ibu dari teman kuliahnya itu berlangsung di Rowo Bayu.

Namun Simple Man yang sengaja menyembunyikan identitas aslinya itu mengatakan ada satu tebakan netizen yang tepat menyebutkan lokasi kejadian tersebut.

“ Saya tegaskan kejadian itu tidak ada hubungannya di Rawa Bayu,” kata Simple Man di rekaman yang diunggah Raditya Dika di akun YouTubenya, dikutip Sabtu 31 Agustus 2019.

Melihat banyak netizen yang berusaha menjadi tahu lokasi desa dalam cerita KKN dari Penari, Simple Man meminta pengertian untuk tidak mengulik desa tesebut.

Selain menghormati warga di desa itu, dia juga menegaskan takkan pernah membocorkan nama desa yang diceritkannya karena terikat amanat dari narasumber.

“ Ada hal yang harus saya jaga, yaitu amanat,” kata Simple Man.

4 dari 7 halaman

Ada Tebakan yang Benar

Di video itu, Simple Man mengaku mengikuti komentar netizen yang menerka-nerka lokasi Desa Penari. Bahkan, sampai ada yang berusaha menebak universitas tempat para peserta KKN itu menjalani kuliah.

Dari sejumlah tebakan lokasi desa yang beredar di sosial media, Simple Man mengaku ada tebakan netizen yang benar.

“ Saya jawab, ada. Tapi, saya takkan mengatakan lebih jauh lagi,” kata dia,

Baik Simple Man maupun narasumber akan mengembalikannya kepada pembaca jika ditanya tentang sikap sang penulis tentang kebenaran cerita.

“ Saya tidak bisa mengatakan di mana lokasinya berada. Saya sudah janji kepada narasumber untuk merahasiakan nama, lokasi, dan universitas yang bersangkutan,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Pengakuan Penulis Cerita KKN di Desa Penari: Saya Menyesal

Dream – Cerita horor KKN di Desa Penari menjadi viral di media sosial selama sepekan terakhir. Menceritakan tentang pengalaman belasan mahasiswa yang menjalani kuliah kerja nyata, KKN Desa Penari ini memancing penasaran tentang keaslian cerita di dalamnya.

Semenjak menjadi viral, banyak orang mencoba menelusuri lokasi Desan Penari yang disebutkan dalam cerita tersebut. 

Kini, sang pencerita memberikan klarifikasi tentang cerita KKN di Desa Penari yang diunggahnya. Melalui akun Youtube Raditya Dika, pemilik akun Twitter @SimpleM81378523 ini menceritakan tentang cerita horor yang dibuatnya tersebut.

Tak disangka, dalam klarifikasinya, si pemilik akun yang sengaja menyembunyikan nama aslilnya itu mengaku menyesal telah mengunggah cerita KKN di Desa Penari tersebut.

“ Setelah cerita ini viral, saya benar-benar menyesal,” kata Simple Mana dalam rekaman suara yang ditunjukkan di tayangan YouTube Radit, dikutip Dream, Sabtu 31 Agustus 2019.

SimpleMan bercerita dia mendapatkan kisah itu dari cerita teman ibunya. Kala itu, didengarkan bahwa teman sang ibu—yang dia sebut dengan Mbak Widya—memiliki pengalaman tak menyenangkan saat kuliah di sebuah universitas di dekat pencerita tinggal.

“ Karena saat itu sedang semangat menulis cerita pengalaman dan teman-teman dekat di Twitter, saya tertarik untuk mengangkat cerita ini,” kata pemilik akun Twitter @ simplem1378523.

6 dari 7 halaman

Sempat Menolak

Semula, narsum yang mengetahui cerita pengalaman peserta KKN di Desa Penari ini menolak untuk bercerita. Tapi, pria ini terus membujuk narsum tersebut dengan menjanjikan akan menyamarkan nama orang, lokasi, dan universitas tempat dia kuliah.

Bahkan, cara untuk mengakses lokasi Desa Penari akan dikaburkannya agar tak ada orang yang bisa menebaknya. Pria ini juga memastikan orang-orang tidak penasaran dan mengulik nama lokasi desa penari.

Tapi, cerita itu sudah terlanjur viral dan membuat kehebohan. SimpleMan mengaku bersalah karena masih memberikan clue tempat dan beberapa poin.

“ Karena sudah terlanjur viral dan semua orang membacanya, ya, sudah. Saya pikir masih bisa untuk tidak menjelaskan lebih jauh cerita ini,” kata dia.

7 dari 7 halaman

Ingin Berbagi Pelajaran

Simple Man mengakui, setelah cerita ini viral, ada pihak-pihak yang merasa terganggu, termasuk dirinya. Apalagi sang narsum yang kebetulan juga memiliki media sosial.

Pencerita berkata kepada sang narsum bahwa cepat atau lambat cerita ini akan terbongkar dengan sendirinya.

“ Saya cuma mengatakan kepada beliau. Cepat atau lambat, akan terbongkar sendiri,” kata dia.

Selain ceritanya mengerikan, ada satu hal yang ingin disampaikan Simple Man dalam ceritanya. Pesan tersirat dari cerita-cerita yang dia dengar tentang KKN di desa penari ini, menurut dia, baik.

Dia berpesan kepada pembaca untuk selalu menjaga sikap di mana pun berada.

“ (Cerita ini) punya pembelajaran yang baik untuk semua yang baca. Saya berharap semua orang belajar, seperti yang saya dengungkan, ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’,” kata Simple Man. 

(Sumber: Youtube @radityadika)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan