Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dokter Zhang (Foto: TVBS)
Dream - Dokter adalah salah satu profesi mulia di dunia. Dengan bekal ilmu dan keahliannya, dokter membantu pasien agar bisa sembuh dari penyakitnya. Tak cuma itu, beberapa dokter bahkan dianugerahi jiwa welas asih yang besar hingga mereka berani berkorban demi sang pasien.
Seperti kisah dokter satu ini yang rela berkorban mengabaikan kepentingan diri sendiri demi pasien.
Ia bahkan harus ikhlas tak melihat orang yang dicintai untuk terakhir kalinya lantaran harus melakukan tugasnya sebagai seorang dokter.
Menurut Oriental Daily, dokter yang luar biasa ini tidak bisa menemui sang ayah yang meninggal dunia untuk terakhir kalinya karena harus melakukan operasi pada pasien. Dia bisa saja menyerah, dan memutuskan untuk tak mengoperasi pasiennya. Tapi dia justru memilih untuk menyelesaikan operasi.
Dokter mulia itu bernama Zhang Xinzhi. Usianya sudah menginjak 55 tahun. Dokter dari Anhui, China menyadari bahwa ayahnya berada dalam kondisi kritis.
Zhang telah mengunjungi ayahnya sebelum melakukan operasi dan memberitahukan sang ayah bahwa dia....
© Dream
Zhang telah mengunjungi ayahnya sebelum melakukan operasi dan memberitahukan sang ayah bahwa dia dibutuhkan segera di ruang operasi. Ayahnya yang renta pun memahami profesi sang anak. Ia hanya memberi senyuman dan anggukan, mengizinkan Zhang pergi.
Namun, tepat saat akan memulai operasi, dia menerima kabar bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Zhang memutuskan untuk tetap kuat dan menahan air matanya.
Ia berusaha menjalani operasi dengan profesional karena merasa bertanggung jawab atas kehidupan pasiennya.
© Dream
Selama operasi, dia menerima beberapa panggilan telepon. Namun Zhang mengabaikannya dan memilih untuk fokus pada operasinya. Dua jam kemudian, operasi berhasil diselesaikan, dan Zhang tak bisa lagi menahan dukanya.

Dia berjalan keluar ruang operasi sembari menangis. Yang mengejutkan, rekan-rekannya tidak tahu tentang kematian ayah Zhang.
© Dream
Zhang, dokter terkenal yang sudah berpengalaman lebih dari 33 tahun itu mengatakan, " Pada hari itu, saya benar-benar sedih karena saya tidak dapat berada di samping ayah saya. Saya merasa sagat bersalah karena tidak dapat menemuinya untuk yang terakhir kalinya. Tapi saya seorang dokter dan menyelamatkan nyawa pasien saya juga penting" .
Netizen yang mengetahui kisah ini pun memuji tindakan dan dedikasi dokter Zhang. Namun, Zhang dengan rendah hati mengatakan bahwa dia yakin setiap dokter akan melakukan hal yang sama.
" Meskipun saya menyesal tidak bertemu dengannya untuk yang terakhir kali, saya tahu dia mengerti dan mendukung keputusan saya karena dia tahu saya bukan hanya anaknya, tapi saya juga memiliki tanggung jawab besar sebagai dokter," tandasnya.
(Sah/Sumber: worldofbuzz.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya