Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ujung Oppa, Youtuber Korsel Jadi Mualaf (Foto: Instagram @hwangwoojoong)
Dream - Setiap mualaf memiliki jalan yang berbeda dalam menemukan Islam. Hidayah Allah SWT bisa datang kepada siapapun dengan cara apa saja. Seperti yang dialami seorang YouTuber Korea Selatan, Hwang Woo Joon.
Pria yang akrab disapa Ujung Oppa itu merupakan pemegang gelar S1 jurusan penerjemah bahasa Melayu dan Indonesia. Ujung Oppa mengajar sebagai dosen bahasa Indonesia di Negeri Ginseng.
Di Indonesia, Ujung Oppa dikenal lewat akun YouTube dengan jumlah subscribers sebanyak 1,2 juta. Selama 15 tahun terakhir, ia sering bolak-balik dari Korea ke Indonesia demi urusan pekerjaan.
View this post on Instagram#cinta bgt sama #indonesia ini Hari ini juga #bersyukur dng apa adanya #ujungoppa #bahagia
Sebelumnya ia tidak pernah mengenal Islam karena latar belakang keluarga di Korea Selatan.
" Sejak lahir sampai sejauh ini, kedua orang tua saya mempercayai agama buddha," ujar Ujung Oppa lewat video yang diunggah pada Rabu pekan lalu.
Sejak kecil sampai kelas 3 SMP, Ujung Oppa menceritakan sering dibawa ke kuil. " Kalau diajak pasti aku ikut, tapi percaya sih enggak,"
Lika-liku pencarian jati diri Ujung Oppa bisa dibilang cukup panjang. Setelah masuk SMA, ia kerap pergi ke gereja dan menganut agama kristen protestan. Hal itu terjadi karena pengaruh sahabat.
Tak sampai di situ, Ujung Oppa juga pernah mengalami fase atheis. Menurutnya, 50 persen orang Korea tidak menganut agama. Hal itu terbilang lumrah karena mereka lebih memercayai leluhur dan nenek moyang.
" Sempat gak percaya sama Tuhan. Waktu wajib militer mulai jarang ke gereja, bisa dikatakan Ujung Oppa gak punya agama," ujarnya.
Selama di Indonesia, Ujung Oppa kerap berjumpa dengan grup musik Sabyan Gambus. Ia mengaku senang mendengar dan menyanyikan shalawat.

Foto: Instagram @hwangwoojoong
" Aku sering dengar shalawat, terutama dari Sabyan Gambus. Itu salah satu alasan yang membuat Ujung Oppa senang dan tidak terlalu asing dengan Islam. Sering ikut nyanyi dan merasa tenang kalau dengar shalawat, gak tahu kenapa sudah beberapa tahun seperti itu," ungkapnya.
Hatinya semakin tergugah untuk menjadi mualaf berkat dorongan dari Muhammad Son, sahabatnya yang juga baru saja masuk Islam.
" Pengaruh paling besar dari sahabat aku. Beliau beberapa bulan lalu menjadi mualaf dan menikah dengan seorang muslimah Indonesia yang bercadar dan tinggal di Korea," katanya.
Pada mulanya, Ujung Oppa merasa ragu dengan keputusan sang sahabat. Muhammad Son sempat mengalami jatuh bangun setelah memeluk Islam. Ia dipecat dari tempat kerjanya karena tidak lagi mengikuti pesta minum alkohol.
Meski begitu, Muhammad Son justru terlihat lebih bahagia dari sebelumnya. Dari situlah ia merasa mantap untuk menempuh jalur hijrah.
" Sekarang aura dia sudah berubah, entah kenapa badannya lebih kinclong dan gagah. Jadi Ujung Oppa memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Ujung Oppa senang karena sekarang gak merasa kesepian lagi," imbuhnya.(Sah)