Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pasien pria di sebuah rumah sakit di Leicester, Inggris tampaknya harus kecewa. Akibat salah penindakan, pasien pria tersebut harus menjalani sunat.
Pasien pria yang tak disebut namanya itu seharusnya menjalani cystospocy- prosedur untuk melihat kondisi kandung kemih menggunakan kamera tipis.
Dilaporkan Leicester Mercury, kisah kesalahan penindakan ini terungkap dalam dokumen yang dibuat Komisi Klinis Kota Leicester (CCG).
Dalam dokumen itu, terdapat sejumlah kesalahan prosedur di Rumah Sakit Universitas Pusat NHS selama 2019.
Meski tidak ada prosedur yang berakibat fatal, insiden itu harusnya dapat dihindari.
Selain kesalahan prosedur itu, ada beberapa kasus lain. Misalnya, salah lokasi pembedahan atau benda asing yang tertinggal di tubuh pasien usai operasi.
Ada pula kasus anak yang ditinggalkan usai bedah berlangsung dan data operasi pasien yang tercampur.
Total, ada delapan insiden kesalahan prosedur yang di rumah sakit Leicester tahun lalu.
“ Kegagalan ini menunjukkan tidak adanya perhatian untuk pembenahan dari para komisaris Leicestershire dan Rutland selama beberapa waktu," tulis laporan itu.
“ CCG memiliki peran penting untuk terus mendukung UHL demi mencapai kualitas dan keselamatan pasien."
Direktur Keselamatan dan Risiko di Rumah Sakit Leicester, Moira Durbridge, meminta maaf kepada pasien yang mengalami kesalahan prosedur.
" Kami dengan sangat dan sungguh-sungguh minta maaf kepada pasien yang terlibat, dan tentu saja kami secara pribadi telah meminta maaf kepada masing-masing pasien," ujar Moira. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya