Kominfo: Google Setujui Suspend Konten Video Kimi Hime

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 24 Juli 2019 19:05
Kominfo: Google Setujui Suspend Konten Video Kimi Hime
Dianggap melanggar norma kesusilaan.

Dream - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyebut Google menyetujui pelarangan tiga konten YouTube milik Kimberly Khoe atau Kimi Hime. Tiga video itu dianggap melanggar norma kesusilaan Indonesia.

Kemkominfo juga meminta Google selaku, penaung YouTube, melakukan pembatasan usia terhadap enam konten milik Kimi Hime.

Keputusan ini cukup unik. Sebab, di awal kemunculan isu itu, Kemkominfo menilai saluran YouTube Kimi Hime ini tidak melanggar undang-undang pornografi.

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan, perubahan sikap Kemkominfo ini terjadi setelah tim pengais konten negatif Kemkominfo melakukan profiling terhadap saluran YouTube milik Kimi Hime.

1 dari 5 halaman

Alasan Berubah

" Saat kami lihat pertama kali, belum memenuhi (unsur pornografi), tetapi setelah dilakukan profiling dengan seksama, ditemukan konten melanggar norma kesusilaan dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 ayat 1," kata Ferdinandus, Rabu, 24 Juli 2019.

Ferdinandus mengatakan, konten-konten Kimi Hime yang di-suspend dan dibatasi usia penontonnya itu bersifat vulgar. Video-video itu juga mendorong orang berfantasi dan membicarakan konten terkait pornografi.

Meski demikian, kata Ferdinandus, Kimi Hime bisa datang ke Kemkominfo dan berbicara mengenai tindakan yang seharusnya diterapkan. Dengan begitu, Kimi Hime dapat lebih halus membuat konten video.

Sumber: Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

2 dari 5 halaman

Youtuber Kimi Hime Dipanggil Kemkominfo Gara-Gara Isi Konten

Dream - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memanggil Youtuber Kimi Hime atau Kimberly Khoe. Pemanggilan diakukan setelah Kominfo mendapat keluhan dari anggota komisi I DPR RI.

" Ya, betul. Kami itu telah melakukan pemanggilan kepada Kimi Hime sejak hari Senin tanggal 22 Juli kemarin," ungkap Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu kepada  Rabu, 24 Juli 2019.

Pemanggilan itu bermula dari keluhan yang disampaikan Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) melalui Komisi I DPR RI. Wacana pemanggilan Kimi Hime muncul saat rapat dengar pendapat pada Kamis, 18 Juli 2019.

Kominfo, kata Ferdinandus, diminta untuk mengambil tindakan terkait beberapa konten di Youtube Kimi Hime. Kata-kata dan gambar yang ditayangkan dianggap melanggar kesusilaan.

" Kami ingin minta ke dia untuk memblokir sendiri atau setidaknya men-take down konten yang kami maksud," ucap dia.

3 dari 5 halaman

Kimi Hime Angkat Bicara

 Youtuber Kimi Hime dipanggil Kominfo terkait kontennya (Foto: Instagram/@kimi.hime)
Youtuber Kimi Hime dipanggil Kominfo terkait kontennya (Foto: Instagram/@kimi.hime)

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Kimi mengeluhkan banyaknya pemberitaan yang rancu mengenai pemanggilannya.

" Banyak media yang sebar berita rancu dan hoax guys sekarang ini, Kimi cuma mau kasih tahu ini yang sebenarnya biar kalian nggak bertanya-tanya yang benar yang mana," kata Kimi.

Dia membagikan tangkapan layar pernyataan Ferdinandus yang menyebut konten Youtube milik Kimi tak melanggar regulasi, karena belum memenuhi unsur pornografi.

" Bukan baru pertama kali Kimi ngalamin ini sebenarnya dan Kimi juga yakin kalian tahu, di beberapa media buat artikel yang rancu dan bahkan beberapa artikelnya sengaja dipisah dan terkesan menjatuhkan Kimi," ucap dia.

4 dari 5 halaman

Istri Kelima Presiden Soekarno Jadi Youtuber

Dream - Istri ke lima Presiden Soekarno, Naoto Nemoto, atau Ratna Sari Dewi, kembali ke hadapan publik. Kali ini, Dewi muncul lewat video di kanal Youtube.

Dewi menamai akun Youtube-nya Lady.Dewi Channel. Baru meluncur selama tiga bulan, pengikut Dewi sudah menyentuh angka 36 ribu.

Meski usianya menginjak 79 tahun, Dewi ingin menjajal hal-hal baru. Rasa penasaran itu dia buat sebagai konten Youtube. Di episode pertama unggahannya, Dewi menjajal filter untuk SnapChat.

Pada keterangan dan penjelasan akunnya, Dewi menyebut video yang diunggah akan menunjukkan sisi lain kehidupannya. " Anda akan melihat kehidupan selebritis yang tak terlihat dan tak ditunjukkan di layar kaca," tulis Dewi.

 

5 dari 5 halaman

Sosok Dewi

Di keterangan tiap unggahan, Dewi menyebut diri sebagai ahli sosial internasional. Dia mengklaim mengalami pengasingan di Paris, Prancis, pasca runtuhnya Orde Lama pada 1970.

Pada 1990, dia pindah ke New York, Amerika Serikat. Dewi bekerja sebagai penasihat khusus untuk United Nations Environment Program.

Setelah berkarier di PBB, Dewi kembali ke Jepang pada 2008 dan tinggal di Shibuya, Tokyo. Dia dikenal sebagai sosialita, dan beberapa kali tampil dalam acara TV dan kontes kecantikan. Dia kerap tampil di televisi sebagai pengamat masalah sosial.

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi