Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Merdeka.com)
Dream - Mobil sedan Honda City jadi sasaran penembakan anggota polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Mobil itu ditembak karena tidak mau berhenti saat polisi menggelar razia Cipta Kondisi.
Razia gabungan tersebut digelar di pertigaan Jalan Fatmawati, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sumsel, Selasa 19 April 2017, sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum razia, Kapolsek Timur AKP M Ismail sudah memberikan arahan agar personel polisi tidak menggunakan senjata api dalam bertugas.
Sekitar pukul 11.30 WIB, kejadian itu bermulai saat mobil sedan Honda City warna hitam Nopol BG 1488 ON yang berisikan 6 warga sipil melintas dari arah Mesat Seni menuju Bandara Silampari. Berdasarkan hasil pengecekan ke Samsat, mobil tersebut tidak terdaftar.
Ketika hendak diberhentikan anggota polisi, mobil tersebut tidak mau berhenti dan mencoba menabrak anggota yang sedang melakukan razia dan warga sekitar.
Mobil tersebut awalnya datang dari arah Curup hendak menuju ke Muara Beliti untuk kondangan keluarga. Sebelum berangkat ke Muara Beliti, mobil menjemput Novi di Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau.
Setelah menjemput saudari Novi, mobil berangkat menuju Muara Beliti melintasi Jalan Fatmawati Soekarno. Sampai di Depan SMA N 5, ada razia Cipta Kondisi yang dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Kota Lubuklinggau.
Mobil itu tidak mau berhenti dan mencoba menabrak anggota yang sedang melakukan razia. Melihat gelagat yang tidak baik tersebut, anggota polisi mengambil inisiatif untuk mengejar.
Setibanya di Jalan SMB II Kelurahan Margamulya ada anggota Polres Lubuklinggau yang mengejar dan melakukan penembakan sebanyak 10 kali.
Setelah mobil tersebut berhenti, terdapat sekitar 6 orang di dalam mobil yang mana 4 orang mengalami luka tembak dan 1 orang meninggal. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sobirin.
© Dream
" Tim Mabes sudah turun hari ini untuk pendalaman (Keputusan anggota yang mengejar dan melepaskan tembakan)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Rabu 19 April 2017.
Berikut identitas korban yang mengalami luka tembak yang berada di RS Sobirin:
1. Ibu Dewi Erlina (40) tertembak bahu kiri atas, alamat Dusun 4 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong.
2. Novianti (30) (luka tembak) pundak kanan. Alamat RT 09 Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau.
3. Genta (2) tertembak kepala bagian samping kiri (tembes), anak dari Ibu Novianti.
4. Ibu surini (54, orangtua Dewi Erlina) meninggal dunia, tertembak sebanyak 3 kali bagian dada. Alamat Dusun 4 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong.
5. Indra, 33 tahun, (Adik kandung Dewi Herlina) tertembak leher bagian depan (Kritis). Alamat Dusun 4 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong. Sekitar pukul 17.40 WIB, Indra kondisinya kritis dan dievakuasi ke Rumah Sakit Palembang.
6. Diki, 30 tahun, (Sopir) tertembak bagian perut kiri. Alamat Dusun 4 Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi Kabupatan Rejang Lebong.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya