Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: YouTube)
Dream - Water Park memang tempat yang pas untuk bermain dan bersenang-senang. Tetapi, tetap perhatikan keamanan dan keselamatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti yang terjadi pada seorang gadis di Malaysia. Dia tewas mengenaskan saat bermain di wahana big ice cream waterslide di sebuah Water Park.
Kasus tersebut menggemparkan media sosial Malaysia. Seseorang yang mengaku ayah dari korban kemudian mengungkapkan kronologis kejadian tersebut di Facebook.
Pria bernama Muhd Fakhrullah itu mengatakan putrinya menjadi korban karena wahana tersebut berputar terlalu cepat. Akibatnya, putrinya terlempar jauh ke atas dan kemudian jatuh.
Putrinya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tampin. Beberapa jam kemudian, gadis itu meninggal.
Tetapi, ada pria lain di Facebook memberikan penjelasan tentang kejadian yang sebenarnya.
© Dream
Pria yang dikenal dengan nama Mohd Noor Azri Hazahar itu membenarkan kabar kematian seorang gadis di Water Park. Dia tidak sependapat dengan kronologisnya yang diceritakan pria yang mengaku sebagai ayah korban.
Menurut Hazahar korban menaiki big ice cream waterslide dan melepaskan tangannya dari pelampung untuk foto selfie. Akibatnya korban jatuh dan langsung meluncur ke bawah dengan cepat tanpa pelampung.
Korban sempat diperiksa leher dan tangannya. Dokter mengatakan kondisi korban stabil dan boleh pulang.
Tapi kematian adalah di tangan Allah. Korban meninggal setelah dirawat di rumah sakit.
Hazahar mengaku hanya ingin meluruskan kabar tentang kejadian yang sebenarnya. Dia meminta netizen untuk tidak berspekulasi sembarangan.
" Jadi, jangan ikut-ikutan sebelum mengetahui yang benar. Jangan bagikan dan membuat spekulasi sendiri. Cari sumbernya yang benar," tulis Hazahar di Facebook.
Sumber: OhBulan.com
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya