Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Kisah sedih dialami seorang anggota Polsek Ratu Agung, Kota Bengkulu, Aiptu BS. Anaknya berinisial B meninggal tertembak senjatanya sendiri pada Rabu, 26 April 2017 sekitar pukul 04.00 WIB.
"Kejadian penembakan tersebut dilakukan di rumahnya sendiri Jalan Sumatera 5 Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di kantornya, Jakarta, Kamis, 27 April 2017.
Martinus menjelaskan awalnya BS mendengar suara pintu kamar terbuka. Dia langsung mengambil senjata api, lalu memeriksa sumber suara.
Tanpa pikir panjang, dia langsung melepaskan tembakan ke sumber suara. Seketika, BS langsung kaget mengetahui sosok yang dia tembak ternyata anaknya sendiri.
"Aiptu BS langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah korban dan mengenai bahu sebelah kanan dan melihat korban tersebut anak kandungnya sendiri," ucap dia.
Melihat anaknya tersungkur bersimbah darah, BS langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Sayangnya, korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal.
Saat di rumah sakit, BS menyerahkan senjata apinya itu kepada Kasubdit Renata Reskrim Polda Bengkulu, Kompol Harry Irawan.
Martinus menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, BS menembak lantaran curiga ada pencuri masuk ke rumahnya. "Berdasarkan informasi, bahwa Aiptu BS melakukan penembakan tersebut karena menduga ada pelaku pencurian," ujar dia.
Usai melarikan anaknya ke rumah sakit dan menyerahkan senjata, BS langsung pergi. Saat ini, BS ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.(Sah)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?
