Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Masjid Di Jerman (Islam.ru)
Dream - Untuk menghilangkan prasangka buruk terhadap Islam dan mendorong pertukaran budaya, muslim di Jerman membuka pintu masjid bagi non-muslim pada hari Jumat.
" Kita masih menyaksikan ketakutan akan Islam dan permusuhan terhadap kaum muslim dalam masyarakat Jerman," kata Ender Cetin, Ketua Sehitlik Mosque Association di Berlin usai acara " Open Mosque Day" .
" Tamu-tamu kami di sini sering menanyakan tentang kekerasan dan terorisme dan apakah mereka diajarkan dalam Islam."
Kami mengatakan kepada mereka nilai-nilai yang sebenarnya dari Islam, menginformasikan mereka tentang kegiatan kami melawan ekstremisme.
Laporan terbaru tentang pembunuhan keji dan kekejaman yang dilakukan ISIS, telah memicu kecurigaan dan reaksi negatif terhadap umat Islam di seluruh Jerman.
Jerman memiliki sekitar empat juta Muslim. Sekitar tiga juta muslim di Jerman berasal dari Turki. Menurut seorang perwakilan jajak pendapat publik terbaru oleh Infratest-Dimap, 42 persen warga Jerman sekarang melihat Islam sebagai " agresif" dan 38 persen sebagai " ancaman" .
Penyelenggara mengatakan lebih dari seratus ribu pengunjung menghadiri acara di lebih dari 700 masjid di seluruh Jerman.
Stefan Streicher, seorang pemuda Jerman yang mengunjungi masjid untuk pertama kalinya, kepada Anadolu Agency mengatakan ia terkesan saat berkunjung ke Masjid Sehitlik Berlin.
" Itu adalah sebuah bangunan indah. Melepas sepatu sebelum memasuki masjid bukanlah sesuatu yang umum bagi saya. Secara keseluruhan, saya memiliki kesan yang positif," katanya.
Sementara itu, Sabine Schwanz menekankan bahwa sebagai seorang Kristen, dia merasa tertarik untuk belajar lebih banyak tentang Islam.
" Acara semacam ini membantu mengurangi prasangka (buruk tentang Islam)," tegasnya.
(Ism, Sumber: World Bulletin)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya