Lift Mangkrak 24 Tahun Dibongkar, Isinya Bikin Merinding

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 14 September 2021 16:00
Lift Mangkrak 24 Tahun Dibongkar, Isinya Bikin Merinding
Ada sesuatu yang menakutkan di bawah lift tersebut.

Dream - Pembongkaran lift yang mangkrak di salah satu rumah sakit di India menjadi sorotan. Isinya bikin bulu kuduk berdiri.

Pada 1 September 2021, beberapa teknisi sedang membongkar lift rumah sakit OPEC yang sudah tidak dipakai selama 24 tahun di distrik Kaili of Basti, utara Uttar Pradesh, India. Lift tersebut akan diperbaiki agar bisa digunakan kembali.

Saat pintu lift berhasil dibuka, teknisi tersebut dibuat terkejut. Ditemukan kerangka tubuh manusia tergeletak di lantai lift tersebut.

Identitas dari kerangka tersebut tidak diketahui. Pihak berwenang telah mengirim DNA yang diambil dari kerangka ke laboratorium untuk diuji.

Polisi wilayah juga mencari informasi mengenai orang yang dilaporkan hilang 24 tahun lalu. Ini untuk melacak identitas korban.

Rumah Sakit OPEC dibangun pada 1991. Polisi mengatakan lift tersebut beroperasi hingga 1997 sebelum rusak dan tidak digunakan.

1 dari 5 halaman

Penyebab Kematian Masih Misterius

24 tahun kemudian, pengelola rumah sakit memutuskan untuk memperbaiki lift tersebut. Tetapi ketika para pekerja membuka lift dan melihat ke bawahnya, mereka terkejut karena ditemukan kerangka manusia.

Hingga saat ini, tidak diketahui secara pasti bagaimana orang itu meninggal. Juga mengapa mayat mereka berada di lift.

" Jika ada informasi mengenai masalah ini, kami akan meregistrasi sebuah kasus," ujar juru bicara polisi, Deependra Nath Choudhary.

" Saat ini, polisi sedang menyelidiki beberapa sudut. Untuk memecahkan misteri kerangka laki-laki, 24 kantor kepolisian di distrik itu telah dikerahkan," ucap dia melanjutkan.

Pihak berwenang di India mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, dikutip dari Mirror.

2 dari 5 halaman

Fakta Penemuan Jenazah Satu Keluarga Tertimbun Tumpukan Pakaian di Banjarmasin

Dream - Penemuan jenazah satu keluarga yang meninggal di sebuah rumah membuat heboh Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tiga jenazah itu ditemukan tertimbun pakaian.

Ketiganya diduga meninggal beberapa hari sebelumnya dan tidak ada yang tahu. Saat ditemukan, jenazah sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestas Banjarmasin, Komisaris Alfian Tri Permadi, mengatakan, hasil penyidikan menyebutkan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada jasad satu keluarga tersebut. Diduga para korban tidak menjadi korban tindak pidana.

" Kami sudah visum luar tubuh para korban dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah ke suatu tindak kriminalitas," ujar Alfian.

Dia melanjutkan proses penyidikan terus berjalan. Pihaknya juga sedang melakukan pengembangan kasus.

3 dari 5 halaman

Kronologis Temuan Jenazah

Alfian menerangkan, hasil penyelidikan menyebutkan jenazah satu keluarga itu ditemukan pada Jumat, 10 September 2021, jam 9.30 malam. Lokasi penemuan jenazah ada di Jalan Ratu Zaleha Dewanta 2, RT.19 RW.02 Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Ketiga korban terindentifikasi sebagai Akhmad Subari, 42 tahun, Sela Pujita, 33 tahun, dan seorang anak usia 6 tahun. Satu keluarga ini merupakan warga Jalan KS Tubun, Teluk Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Menurut Alfian, temuan ini berawal saat warga mendatangi sebuah rumah di Jalan Ratu Zaleha Dewanta 2. Saat itu, pintu pagar dalam keadaan terkunci,

Warga melihat ada sepeda motor terparkir di depan rumah, juga sandal para korban. Dari situ, warga beranggapan korban ada di dalam rumah.

Beberapa warga berinisiatif memanggil korban dari luar namum tidak ada jawaban. Kemudian, warga menghubungi anak korban yang ada di Pelaihari dan memintanya membawa kunci pagar serta rumah.

 

4 dari 5 halaman

Pintu Dibuka Paksa, Muncul Bau Tak Sedap

Sekitar jam 9.30 malam, anak korban tiba di lokasi. Anak korban pun segera membuka pintu rumah namun tak bisa akibat lubang kunci terhalang anak kunci di bagian dalam.

Warga memutuskan untuk membuka paksa pintu rumah itu. Setelah pintu terbuka, bau tak sedap langsung tercium.

Warga kemudian mencari para korban di dalam rumah. Mereka melihat ada tumpukan pakaian dagangan yang roboh di kamar utama.

Kamar utama tersebut terletak di sisi kanan bagian depan rumah. Di balik timbunan pakaian itu, ditemukan tiga jenazah dan langsung dilaporkan ke polisi.

5 dari 5 halaman

Hasil Olah TKP

Alfian mengatakan dari olah Tempat Kejadian Perkara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda upaya paksa untuk membuka pintu. Baik pintu pagar maupun rumah.

Para korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Posisi korban tertimpa pakaian yang diduga merupakan barang dagangan.

Menurut Alfian, pihaknya sempat menjadwalkan visum untuk mengetahui kondisi jenazah. Tetapi, keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi.

" Jenazah para korban kami kembalikan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan setelah sebelumnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.

Beri Komentar