Masih Dikaji, BPOM Rekomendasikan Vaksin AstraZeneca Tak Dipakai

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Maret 2021 11:00
Masih Dikaji, BPOM Rekomendasikan Vaksin AstraZeneca Tak Dipakai
BPOM terus berkomunikasi dengan WHO untuk mendapatkan data investigasi kasus pembekuan darah.

Dream - Badan Pengawas Obat dan Makanan mengkaji aspek keamanan dari vaksin Covid-19 AstraZeneca menyusul banyaknya negara yang menghentikan sementara vaksin tersebut. Ini disebabkan adanya temuan yang menyatakan terjadi penggumpalan darah pada pasien usai disuntik vaksin tersebut.

Ketua BPOM, Penny K Lukito, mengatakan data yang diterima WHO menyebutkan kasus penggumpalan darah dipicu bets tertentu dengan nomor ABV5300, ABV3025, dan ABV2856. Tiga nomor bets tersebut diduga berkaitan dengan vaksin AstraZeneca.

" Walaupun vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan nomor bets ABV5300, ABV3025 dan ABV2856 tidak masuk ke Indonesia, namun untuk kehati-hatian, Badan POM bersama dengan tim pakar Komnas Penilai Obat, Komnas PP KIPI dan ITAGI melakukan kajian lebih lanjut sejak diketahui isu keamanan tersebut," ujar Penny, dikutip dari BPOM.

BPOM juga terus berkomunikasi dengan WHO serta Badan Pembuat Obat negara-negara lain untuk mendapatkan hasil investigasi kasus ini. Selama pengkajian berjalan, Penny menyatakan pihaknya merekomendasikan vaksin tidak dipakai.

" Selama masih dalam proses kajian, vaksin Covid-19 AstraZeneca direkomendasikan tidak digunakan," kata Penny.

1 dari 1 halaman

Buatan Korsel

Sebanyak 1,1 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca sudah diterima Indonesia. Tetapi, vaksin tersebut merupakan buatan Korea Selatan dengan mutu yang dinyatakan sudah sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

" Bets produk vaksin Covid-19 AstraZeneca yang telah masuk ke Indonesia tersebut berbeda dengan bets produk yang diduga menyebabkan pembekuan darah dan diproduksi di fasilitas produksi yang berbeda," terang Penny.

Dia juga menjelaskan vaksin tersebut telah melewati uji klinis di Inggris, Brasil, dan Afrika Selatan melibatkan total 23.745 subjek. Hasilnya menunjukkan efek samping yang muncul setelah suntikan vaksin Covid-19 AstraZeneca tergolong ringan hingga sedang.

" Berupa reaksi lokal dan sistemik, juga tidak ada efek samping yang sifatnya serius dan terkait dengan gangguan pembekuan darah," ucap Penny.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar