Menteri Susi Tantang Zuckerberg, Taruhan Saham Facebook!

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 9 Juli 2019 12:02
Menteri Susi Tantang Zuckerberg, Taruhan Saham Facebook!
Menteri Susi Pudjiastuti menantang bos Facebook untuk paddling. Taruhannya, 10 persen saham Facebook. Nantinya..

Dream - Pemilik Facebook, Mark Zuckerberg sedang berlibur di Danau Tahoe, Sierra Nevada, Amerika Serikat. Mark mengunggah foto liburan memakai papan dan mengayuhnya di Instagram pribadinya @zuck.

Aksi paddling itu menuai komentar. Salah satu komentar yang menyedot perhatian yaitu, ajakan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Menggunakan akun Instagram pribadinya, @susipudjiastuti115, Susi menantang Zuck paddling bersama.

" Aku juga cinta paddling juga. Maukah kau kutantang balapan paddle dan taruhan 10 persen saham Facebook. (Jika aku menang) Aku dapat menjual saham itu dan menggunakan uangnya untuk membeli kapal patroli untuk mengamankan perairan Indonesia dari kapal penangkap ikan ilegal, dan membelikan ribuan kapal baru untuk nelayan Indonesia sehingga mereka dapat hidup lebih baik," tantang Susi, Selasa, 9 Juli 2019.

 Tantangan Susi kepada Mark Zuckerberg© Istimewa

Tantangan Susi kepada Mark Zuckerberg

Susi mengunggah tantangan itu ke Instagram pribadinya. Susi menyebut tantangan ini sebagai bentuk untuk membudidayakan laut Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.

Aksi itu menarik warganet. Mereka memadati unggahan Mark dan mendesak salah satu orang terkaya di dunia itu menerima tantangan Susi.

 
 
 
View this post on Instagram

Tahoe sunset

A post shared by Mark Zuckerberg (@zuck) on Jul 7, 2019 at 7:39pm PDT

" Terima tantangannya Pak Zuck," tulis seorang warganet.

" Ayo terima tantangannya Zuck, lakukan itu di lautan Indonesia, balapan itu akan membuatmu punya pengalamanan luar biasa," kata warganet lain.

 

1 dari 5 halaman

Masuk 100 Pemikir Terbaik Dunia, Susi Pudjiastuti: Aku Dianggap Pintar Dong

Dream – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, masuk ke dalam daftar 100 pemikir terbaik dunia versi Foreign Policy. Susi masuk ke dalam kategori pertahanan dan keamanan.

Nama Susi pun sejajar dengan tokoh-tokoh dunia lainnya, seperti Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

Susi yang ditemui di Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019, mengaku bahagia dengan penghargaan yang diterima tersebut. 

“ Senang saja. Berarti aku dianggap pintar, dong. Pemikirannya dianggap bagus, dong. Gitu saja,” kata Susi di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com.

Pemilik Susi Air ini menduga namanya masuk dalam daftar tersebut karena kebijakan pemerintah yang menenggelamkan kapal ikan ilegal di Indonesia yang membuat namanya masuk daftar pemikir terbaik dunia.

“ Kan, penenggelaman untuk security toh. Ya mungkin itu saja maksudnya. Ya gembira, bangga. Gini-gini saya pemikirannya diakui gitu kan," kata Susi.

Sekadar informasi, keberanian Susi dalam menenggelamkan kapal pencuri ikan di perairan Indonesia berhasil membetot perhatian publil. Dunia internasional memuji konsistensi Susi dalam melawan segala aktivitas ilegal di laut.

Bahkan, dia pernah mengaku menenggelamkan kurang lebih 100 kapal pencuri ikan per tahun. Berdasarkan data 18 Oktober 2018, dia telah menenggelamkan 448 kapal pencuri ikan.

2 dari 5 halaman

Susi Pudjiastuti Masuk Daftar 100 Pemikir Top Dunia

Dream – Majalah Global Policy belum lama ini merilis daftar 100 tokoh dunia dalam " Top 100 Global Thinker" . Satu dari 100 tokoh tersebut adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Dikutip dari Foreign Policy, Rabu 23 Januari 2019, majalah ini merilis 100 pemikir global dan dibagi berdasarkan beraneka ragam kategori. Susi masuk ke dalam kategori “ Defense and Security”.

Majalah ini menilai Susi berkomitmen untuk mempertahankan dan memperbarui stok ikan yang vital bagi negaranya.

“ Dia juga tak malu untuk menakut-nakuti musuhnya,” tulis Foreign Policy.

Bahkan, founder Susi Air ini juga terkenal dengan meledakkan kapal pencuri ikan ilegal di perairan Indonesia. Kebijakan ini memang ampuh untuk memberantas penangkapan ikan ilegal dan juga menimbulkan ketegangan dengan Tiongkok.

“ Pendekatannya yang ‘kasar’ bisa menurunkan perburuan liar, tetapi juga meningkatkan ketegangan diplomatik dengan Tiongkok,” tulis Foreign Policy.

Sekadar informasi, di dalam kategori Defense and Security, Susi juga bersanding dengan tokoh-tokoh dunia lainnya. Siapa saja? Berikut ini adalah rinciannya.

3 dari 5 halaman

Ini Daftarnya

1. Komandan Pasukan Quds Iran, Qassem Suleimani

Peran Qassem Suleimani sangat penting di setiap wilayah Iran. Bahkan, dia juga menjadi juru bicara yang mewakili Iran atas ancaman yang diutarakan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

2. Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen

Sejak pengangkatannya pada 2013, Ursula telah mengubah Kementerian Pertahanan Jerman yang secara tradisional sebagai salah satu daerah politik Berlin, menjadi platform ambisi internasional Jerman. Pada 2018, dia mengadvokasi Jerman agar pengeluaran kementerian ini ditingkatkan. Ursula juga menggalang dukungan domestik agar bisa mengganti perangkat keras yang digunakan oleh militer Jerman.

3. Sekretaris Negara Meksiko, Olga Sanchez Cordero

Olga Sanchez Cordero merupakan suara yang paling berpengaruh di kabinet Presiden Andres Manuel Lopez Obrador. Olga berjanji akan menemukan cara baru untuk menekan angka kematian yang tinggi akibat perang narkoba di Meksiko. Dia menjadi garis depan untuk mendekriminalisasi narkoba, mengesampingkan militer dari penegakan hukum, dan menawarkan amnesti kepada pelanggar tanpa kekerasan.

4. Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed

Belum setahun Abiy menjabat, Ethiopia mencetak sejarah dengan membuka perdamaian dengan Negara tetangga, Eritrea. Langkah ini menyatukan kembali keluarga dan membuka kembali jaringan perdagangan yang sudah lama tidak aktif.

5. Presiden dan Chief Operating Officer Space X, Gwynne Shotwell

Di bawah kepemimpinan Gwynne, SpaceX menjadi suatu perusahaan yang sangat diperlukan oleh militer Amerika Serikat dalam mengejar ketertinggalan. Sebelumnya, SpaceX memenangkan kontrak senilai US$130 juta (Rp1,84 triliun) dengan Angkatan Udara Amerika Serikat untuk meluncurkan satelit orbit.

Satelit ini digunakan untuk komunikasi dan pengumpulan data intelijen yang aman. Satelit ini juga bisa digunakan untuk menghancurkan rudal yang masuk.

4 dari 5 halaman

Ada Susi Pudjiastuti!

6. Pendiri dan CEO Palantir, Alex Karp

Palantir Technologies merupakan perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat yang bergerak di bidang analisis mahadata. Perusahaan itu bermarkas di Palo Alto, California, dan didirikan oleh Peter Thiel, Nathan Gettings, Joe Londsdale, Stephen Cohen, dan Alex Karp, dikutip dari Wikipedia.

Di bawah kepemimpinan Karp, Palantir melakukan serangkaian tugas yang ambisius. Perusahaan ini menganalisis untuk sebagian besar departemen eksekutif pemerintah Amerika Serikat, mengambil cybersecurity untuk Departemen Pertahanan, dan meninjau obat untuk Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia.

7. Jurnalis dan Pendiri Bellingcat, Eliot Higgins

Eliot Higgins menunjukkan bahwa laptop dengan akses ke media sosial, Youtube, dan Google Maps bisa mengungkapkan lebih banyak tentang perang daripada yang dilakukan oleh badan intelijen pemerintah. Eliot mendirikan Bellingcat, situs web yang didirikan pada 2014 melalui kampanye Kickstarter.

Setelah mengungkapkan terobosan medan perang di Ukraina dan Suriah, dia menggunaka intelijen open source pada 2018 untuk melacak dua identitas agen Rusia yang diduga meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal di Inggris.

8. Penasihat Vladimir Putin, Vladislav Surkov

Sebagai salah satu penasihat terdekat bagi orang yang paling berkuasa di Rusia, Vladislav Surkov telah menyempurnakan seni propaganda. Surkov tak hanya memperkuat kekuatan Kremlin dengan menata ulang lanskap partai opisisi Rusia dan kelompok sipil, tapi juga mengeksploitai fragmentasi emdai utnuk meningkatkan jangkauan disinformasi Rusia, baik di luar maupun di dalam negeri. 

9. Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina

Hasina menunjukkan kemurahan hati yang tak biasa diperlihatkan kepada lawan-lawannya di negaranya. Dia justru menyambut 700 ribu pengungsi Rohingnya yang melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar dan membiarkannya tinggal di sana. Hasina juga terus mendesak Myanmar agar kembali mau menerima pengungsi Rohingya.

10. Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti

Susi Pudjistuti berkomitmen untuk meregenerasi stok ikan yang vital bagi Indonesia. Wanita ini tak segan untuk menakut-nakuti musuh dengan menenggelamkan kapal pencuri ikan illegal. Ketegasannya ini sempat membuat ketegangan diplomatik dengan Tiongkok. 

5 dari 5 halaman

Selamat! Susi Pudjiastuti Lulus SMA dengan Nilai Terbaik

Dream – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang pernah ditinggalkannya saat muda. Tanpa banyak diketahui masyarakat, Susi ternyata telah mengikuti ujian paket C.

Tak hanya itu, wanita menteri yang terkenal dengan jargon tenggelamkan itu mendapat nilai terbaik dalam ujian persamaan SMA tersebut. 

Seperti diketahui, nama Susi Pudjiastuti sempat menjadi sorotan masyarakat saat presiden Joko Widodo memilihnya menjadi seorang menteri. Kala itu, Susi sempat dicobir karena hanya mengantongi ijazah SMP. 

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 13 Juli 2018, Susi mengatakan ijazan SMA itu baru diterimanya beberapa bulan lalu. Dia mengikuti sebuah ujian di sebuah sekolah di Pangandaran, Jawa Barat.

“ Sebetulnya, ujiannya sudah beberapa bulan yang lalu,” kata dia di Jakarta.

Meski hanya ujian SMA, Susi tak menyepelekan masa-masa ujiannya kemarin. Seperti para siswa SMA lainnya, wanita yang memiliki bisnis perikanan itu juga tekun belajar menyambut ujian tersebut.

Hasilnya mengejutkan. Susi mendapat nilai terbaik dari 569 peserta yang mengikuti Kejar Paket C. “ Terbaik dari 569 peserta,” kata dia.

Sekadar informasi, meskipun dulunya tidak memiliki ijazah SMA, Susi mendapatkan gelar honoris causa dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Selamat, ya, Bu Susi!

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Tommy Kurnia)

[crosslink_1]

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup