Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Garis Polisi (Shutterstock.com)
Dream - Dibutuhkan cukup banyak waktu untuk mengungkap sebuah kasus kriminal, terlebih pembunuhan.
Tim penyidik perlu menelusuri bagaimana pembunuhan terjadi dan siapa pelakunya. Dalam beberapa kasus, korban sulit untuk diidentifikasi karena bentuknya yang sudah tak karuan.
Bagi kasus satu ini, diperlukan hampir 66 tahun untuk dapat mengungkap identitas korban pembunuhan.
Kasus yang terkenal dengan sebutan ‘Boy in the Box’ (bocah laki-laki dalam kardus) terungkap pertama kali di tahun 1957.
Namun identitas sang bocah berhasil diketahui baru-baru ini. Jasad bocah yang ditemukan di Fox Chase Philadelphia, Pennsylvania pada tahun 1957 itu diidentifikasi sebagai Joseph Augustus Zarelli.
Joseph kecil ditemukan terbungkus selimut di dalam kotak buaian JCPenney yang besar. Ia ditemukan tanpa sehelai kain dan tubuhnya terlihat telah dipukuli serta menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi.
Pada saat itu, wajah Joseph dipasang di poster saat polisi berusaha menangkap pembunuhnya, tetapi tidak ada yang mengidentifikasi anak itu.
Joseph pun dimakamkan di kuburan bertuliskan ‘America’s Unknown Child’ (anak Amerika yang tidak diketahui).
" Hari ini, setelah 65 tahun, nama ‘America's Unknown Child’ akhirnya ditemukan. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah bekerja tanpa lelah sejak 1957 untuk mengembalikan suaranya kepada Joseph Augustus Zarelli,” ucap Komisaris Polisi Danielle Outlaw, dikutip dari Mirror.
Joseph yang lahir pada 13 Januari 1953, akhirnya diidentifikasi setelah proses yang melelahkan oleh ahli silsilah membantu mengidentifikasi ayahnya.
Polisi mengatakan mereka tidak akan menyebutkan nama orang tua anak tersebut untuk menghormati saudara kandung Joseph.
Pada tahun 1998, kuburan jenazah digali untuk mendapatkan bahan tambahan untuk pengujian DNA dan kasus tersebut diunggah ke database FBI pada tahun 2014. Jenazah tersebut kemudian digali lagi pada tahun 2019 untuk mendapatkan sampel tambahan.
Butuh dua setengah tahun untuk mendapatkan DNA ke titik di mana ia dapat dipelajari dengan benar untuk sebuah kecocokan. Kasus pembunuhan Joseph ini telah menjadi kasus terpanjang yang belum terpecahkan di Philadelphia.
Kini polisi telah memiliki tersangka pelaku, namun memutuskan untuk tidak menyebutkannya saat ini. Bagi detektif Tom Augustine, terungkapnya identitas Joseph seakan memberikan kelegaan besar dan menutup pertanyaan besar yang mengganjal sejak mereka kecil.
" Kami tumbuh dengan poster-poster yang terpampang di kantornya, di rumahnya. Kami tumbuh dengan mengetahui pada usia yang sangat muda siapa ini. Itu adalah bagian besar tidak hanya dari hidupnya, tetapi hidup kami. Jadi itu semacam penutupan bagi kami juga," kata cucunya, Matthew Braxton.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
...call 215-686-TIPS(8477). As with all homicides, there is a standing $20k reward for information that leads to the arrest and conviction of a suspect. We will NEVER stop seeking justice for victims. pic.twitter.com/KZZDDQixoB
— Danielle M. Outlaw (@PPDCommish)December 8, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya