Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Usir Buaya Dengan Wajan. (Source: Facebook Airborne Solutions Helicopter Tours)
Dream - Beraktivitas di alam terbuka terutama di tengah hutan tentunya memiliki risiko. Hewan liar yang buas bisa datang kapan saja.
Salah satu area yang wajib diwaspadai adalah hutan dengan banyak buaya. Binatang bergigi tajam bisa menerkam kapan saja. Bagi kamu yang suka camping atau berkunjung ke hutan, pastikan membawa alat perlindungan.
Sebuah video yang diunggah di akun Facebook Airborne Solutions Helicopter Tours menggambarkan kalau barang apapun bisa jadi senjata saat melawan buaya. Seorang pria tampak sedang memegang wajan besi, lalu tiba-tiba datang buaya.
Pria tersebut memukul buaya dengan wajan besar sampai akhirnya binatang itu lari menjauh.

Foto: Facebook Airborne Solutions Helicopter Tours

Video unggahan akun lainnya menunjukkan bahwa buaya tersebut tengah berdiam diri di dekat tiang merah yang terlihat seperti batas antara hutan dengan area beraktivitas manusia.
Beberapa saat kemudian, pria berbaju merah itu turun sambil membawa wajan dan memukul kepala buaya yang menghampirinya.
Melihat aksi tersebut, warganet pun terinspirasi untuk membawa wajan agar bisa menghindari bahaya hewan buas.
" Kalau saya berjalan di tepi rawa, saya akan memastikan membawa wajan," tulis Arial Johnson.
" Pria itu hanya beberapa inch dari kematian. Wajan itu menyelamatkan hidupnya," ujar akun Chavaris Arnold.
" Wajan tidak pernah lebih bermanfaat daripada ini," komentar akun Steve Cohn.
" Saya tahu apa yang saya bawa saat bepergian di dekat perairan," tulis akun Kim Richardson.
Dream - Keberanian seorang remaja laki-laki telah menyelamatkan hidupnya dari serangan buaya dengan memukul kepala reptil itu berulang kali.
Om Prakash Sahoo sedang mandi dengan teman-temannya di Sungai Kenai yang terletak di Odisha, India timur.
Namun secara tiba-tiba, seekor buaya muara berukuran sepanjang dua meter muncul dari dalam air. Tidak diketahui dari mana datangnya, buaya raksasa itu langsung menyeret remaja 14 tersebut ke dalam air.

Menurut pihak berwenang di distrik Kendrapara, Om Prakash masih berada di rumah sakit tetapi dalam kondisi stabil.
Bocah itu dilaporkan berjuang selama 10 menit untuk membebaskan diri dari jepitan rahang predator air yang mematikan itu.
Dalam usahanya terlepas dari mulut buaya, Om Prakash terus memukul kepala reptil tersebut. Tidak itu saja, dia juga menonjok mata buaya itu beberapa kali.

Rupanya, usahanya untuk lolos membuahkan hasil. Om Prakash akhirnya bisa terlepas dari cengkeraman buaya ganas tersebut.
Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit pusat distrik Kendrapara sebelum dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar di Cuttack.
Serangan buaya dekat Desa Araji itu merupakan yang ketiganya dalam waktu sebulan di sekitar Taman Nasional Bhitarkanika, Kendrapara.
Namun tidak semua korban serangan buaya itu seberuntung Om Prakash yang bisa keluar dari sungai hidup-hidup.
Sebelumnya, Janaki Jena, 54 tahun, sedang mencuci peralatan di sungai di luar Desa Jharapada pada 26 Mei ketika dia dibunuh oleh buaya.
Kemudian ada Shiv Prasad Behera, 40 tahun, dari desa Nalapai yang menjadi korban serangan buaya berikutnya setelah mandi di Sungai Brahmani.
Menurut media India, gelombang serangan di sekitar Taman Nasional Bhitarkanika diduga karena buaya muara tidak hanya tinggal di sungai.
Tetapi reptil-reptil ini juga bergerak menuju anak sungai dan saluran air yang sering jadi tempat warga beraktivitas.
Sementara itu total jumlah buaya terbaru di taman tersebut ternyata mengejutkan, yakni sebanyak 1.784 ekor.
Serangan terhadap manusia cenderung meningkat selama musim hujan dan musim dingin yang merupakan waktu bagi buaya muara bersarang.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya