Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Jemaah Masjid Agung Perancis (moroccoworldnews.com)
Dream - Dewan Muslim Perancis (CFCM) menyerukan semua masjid di seluruh Perancis untuk membuka pintu untuk publik pada 9 dan 10 Januari mendatang. Ini untuk memperingati satu tahun terjadinya tragedi penembakan Charlie Hebdo.
Presiden CFCM Anouar Kbibech mengatakan, para warga non-Muslim diundang ke masjid untuk menikmati perjamuan `teh persaudaraan`.
" Masyarakat dapat mengajukan pelbagai pertanyaan yang mereka inginkan. Sekalipun itu sangat tabu bagi agama kami. Bagaimana cara salat, di antara teh dan makanan ringan," ujar Kbibech, dilansir AFP.
Tujuannya, kata Kbibech, untuk memperingati semangat 11 Januari. Saat ribuan orang berbaris memberikan penghormatan kepada korban serangan pada majalah Charlie Hebdo dan supermarket Yahudi di Paris.
Sementara komunitas Muslim berinisiatif mempromosikan kedamaian dan toleransi, pengamat melaporkan adanya peningkatan aksi Islamophobia di Perancis sejak serangan Charlie Hebdo dan serangan Paris pada 13 November lalu.
Pada Jumat lalu, sejumlah massa menyerang masjid di Ajaccio, ibukota Pulau Corsica, dan mencoba membakar beberapa salinan Alquran.
Sehari sebelumnya, puluhan Muslim membentuk pagar betis di luar gereja di Perancis untuk melindungi umat Kristiani dari pelbagai potensi serangan sepanjang misa Natal.
(Ism, Sumber: moroccoworldnews.com)