Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Fernando Wowor (Facebook Fernando Wowor)
Dream - Polisi masih menyelidiki kasus penembakan kader Partai Gerindra, Fernando Wowor, oleh anggota Brimob, Briptu R alias AR. Hingga kini, polisi mengaku belum mengetahui masalah pasti yang terjadi dalam kasus ini.
" Kita belum tahu masalahnya, masih dalam penyelidikan," kata Kepala Bidang Hukum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Bagus Purnomo, saat dikonfirmasi, Minggu 21 Januari 2018.
Menurut Bagus, saat ini R alias AR belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. AR terluka karena dipukuli warga setelah menembak Fernando.
" Menderita luka-luka di kepala, wajah, bibir, dan tangan kiri," ucap dia.
Sementara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal, menegaskan, polri tidak akan pandang bulu dalam mengusut kasus ini. " Polri akan proses hukum siapapun yang bersalah," kata dia.
Menurutnya, masalah ini tidak ada kaitannya dengan institusi. Untuk itu, ia mengharapkan tidak ada pihak yang terprovokasi dengan kejadian pada Sabtu dinihari tersebut. Baca kronologinya di sini.
" Ini permasalah pribadi perorangan, bukan intitusi. Polri turut prihatin adanya korban jiwa dan turut bela sungkawa," ucap dia.
© Dream
Dream - Masib tragis dialami kader Partai Gerindra, Fernando Wowor. Dia tewas ditembak anggota Brimob, Briptu R, setelah terlibat cekcok saat hendak memarkirkan mobil.
Kasus penembakan itu terjadi pada Sabtu 20 Januari 2018 sekitar pukul 02.00 WIB di Lippss Club Bogor. Penembakan terjadi karena rombongan Fernando berebut tempat parkir dengan Briptu R yang mengendarai motor gede.
Fernando Wowor disebut-sebut sebagai pengawal Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Dalam foto-foto yang diunggah ke akun Facebook memang Fernando terlihat beberapa kali mendampingi Prabowo. Baca kronologinya di sini.
Berikut ini foto-foto Fernando Wowor bersama Prabowo, sebagaimana diunggah di akun Facebook.
© Dream
Foto ini diunggah pada 10 Mei 2014 oleh akun Facebook Fernando Wowor. Dalam foto itu terlihat Fernando tengah mengawal Prabowo di sebuah bandara. Fernando yang mengenakan safari cokelat memayungi Prabowo Subianto.

© Dream
Foto ini diunggah ke akun Facebook Fernando Wowor pada 26 Februari 2014. Dalam foto itu terlihat Fernando mengawal dan membukakan jalan untuk Praboso Subianto.

© Dream
Foto ini diunggah ke akun Facebook Fernando Wowor pada 17 Oktober 2015. Dalam unggahan itu, Fernando mengutip ayat dalam kitab suci.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun