Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Sumber Foto: Merdeka.com
Dream – Nurdin Halid punya cita-cita besar untuk membangun kehidupan spiritual masyarakat Sulawesi Selatan. Khusus untuk umat Muslim, bakal calon gubernur Sulsel ini memiliki program membangun pondok penghafal Alquran di setiap kampung.
“ Saya ingin santri-santri penghafal Alquran menjadi panutan di masyarakat. Saya merencanakan, bagaimana di setiap kampung bisa ada penghafalan seperti ini,” kata Nurdin Halid saat mengunjungi peresmian Pondok Tahfidz Alquran Babuttaubah di kompleks perumahan BTN Antara, kecamatan Tamalanrea Makassar, dikutip Merdeka.com, Senin 5 Februari 2018.
Dalam kunjungan di Tamalanrea ini, Nurdin Halid disambut sekitar 40 santri tahfidz Alquran. Mereka merupakan warga sekitar kompleks yang bergabung dengan pondok yang beroperasi sejak Januari 2018 ini.
Pondok tahfiz ini mulai dibangun pada Maret 2017. Bangunannya sederhana, terbuat dari konstruksi papan berbentuk rumah panggung. Aksesnya melalui lorong sepanjang 74 meter yang menghubungkan langsung dengan kompleks perumahan warga.
Menurut pembina Pondok Babuttaubah, Ustadz Muhammad Astar Abdullah, pondokan ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar kompleks. Pondok ini menjadi tempat anak-anak sekitar dan luar daerah untuk belajar menghafal Alquran.
Bagi santri yang berasal dari luar daerah, disediakan tempat tinggal. “ Niat kami tulus, bagaimana masyarakat bisa beribadah. Untuk jadi santri, terbuka untuk masyarakat umum. Mulai dari balita hingga orang tua,” kata Astar.
Astar memuji sikap Nurdin Halid yang menjadikan pondoknya sebagai role model pembangunan pusat penghafal Alquran. Dia juga berterima kasih karena Nurdin bersedia datang pada peresmian pondok tersebut.
“ Beliau (Nurdin Halid) mendukung, mesti tidak memberikan sesuatu. Artinya dia memberikan semangat kepada warga bahwa inilah pondok yang bisa kita contohi, dan di mana-mana harus dibuat seperti ini,” lanjut Astar.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga


Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula