Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lokasi Gempa Jailolo, Maluku Utara (Foto: Instagram Daryono BMKG)
Dream - Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan hingga pukul 06.59 WIB masih terjadi gempa susulan di sekitar pusat gempa Jailolo, Maluku Utara.
" Hingga pagi ini pukul 06.59 WIB telah terjadi 74 aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Laut Maluku utara pasca gempa utama M 7.1," kata Daryono, di Instagram pribadinya, Jumat, 15 November 2019.
Berdasarkan catatan BMKG, pasca gempa di Jailolo, terjadi sejumlah gempa. Kekuaatan gempa mencapai Magnitudo 5.0 pada pukul 00:55:18 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU,126.46 BT atau 128 km Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami.
Kemudian gempa selanjutnya tercatat dengan magnitudo 5.9 pada pukul 01:45:39 WIB yang berada di titik lokasi 1.49 LU, 126.40 BT dengan pusat gempa berada di dasar laut atau 127 km Barat Laut Jailolo di Kedalaman 10 Km.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wiboto mengatakan, gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan guncangannya dirasakan (MMI) III Ternate, II-III Manado, II-III Tahuna dan II-III Bitung.
Sebelumnya BMKG menyatakan status peringatan dini tsunami pascagempa utama M 7,1 yang diakhiri pada pukul 01.45 WIB.
BMKG juga memutakhirkan laporan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).
" Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri sedang berupaya melalukan kaji cepat terkait pascagempa tersebut," kata Agus.
Dream - Gempa besar kembali mengguncang Indonesia. Gempa dengan magnitudo 7,1 terjadi di kawasan pesisir Jailolo, Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis malam, 14 November 2019.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan getaran gempa terjadi pada pukul 23.17 WIB di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur.
Pusat gempa sejauh 134 Kilometer arah barat laut Jailolo dengan kedalaman 10 Km dan ditetapkan berpotensi tsunami.
Gempa membuat masyarakat Jailolo dan sejumlah daerah yang merasakan getaran panik. Mereka berhamburan di jalanan, berusaha menyelamatkan diri.
Akun Instagram @makassar_iinfo memuat beberapa video kepanikan warga. Jalanan di Jailolo ramai dengan warga yang berusaha menyelamatkan diri. Jalanan semakin padat akibat banyaknya warga yang menggunakan kendaraan bermotor.
Sementara, banyak warga berlarian keluar bangunan. Mereka menghindari potensi terkena reruntuhan.
Kondisi beberapa bangunan di Jailolo mengalami kerusakan. Seperti pada salah satu hotel, plafon sampai jebol akibat kuatnya guncangan.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya