Turki Bantah Larang WNI Masuk

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 12 September 2020 16:02
Turki Bantah Larang WNI Masuk
Pemerintah Turki menegaskan "sahabat kami, warga Indonesia" bebas mengunjungi Turki

Dream - Pemerintah Turki menyanggah berbagai pemberitaan dan kabar yang menyatakan, pihaknya melarang warga negara Indonesia (WNI) memasuki negara di Asia Barat itu.

" Kami terkejut bahwa Turki disebut dalam daftar negara-negara yang melarang warga Indonesia masuk ke dalam wilayahnya. Berita itu tidak akurat dan saat ini tidak ada kebijakan yang melarang warga Indonesia masuk Turki," kata Kedutaan Besar Republik Turki untuk Indonesia melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 11 September 2020.

Pemerintah Turki menegaskan " sahabat kami, warga Indonesia" bebas mengunjungi Turki, dengan menunjukkan dokumen perjalanan yang diwajibkan oleh otoritas setempat.

" Siapa pun yang ingin mengunjungi Turki dapat mengajukan permohonan visa melalui laman resmi pemerintah di: www.evisa.gov.tr," sebut pihak kedutaan.

Sejumlah media nasional dan daerah sempat menyiarkan berita yang menyebutkan, lebih dari 50 negara melarang WNI masuk ke dalam wilayahnya, karena tingginya kasus positif COVID-19 di Indonesia. Berita tersebut, yang sempat viral di media sosial, mencantumkan nama Turki dalam daftar.

(Sumber: Merdeka.com)

1 dari 6 halaman

5 Negara yang Larang WNI Masuk

Dream - Pandemi virus corona yang tak kunjung mereda, membuat sejumlah negara mengeluarkan kebijakan untuk menutup pintu wilayahnya bagi pendatang yang berasal dari negara-negara tertentu.

Terbaru, Malaysia memutuskan untuk melarang warga dari 23 negara, termasuk Indonesia, memasuk wilayahnya.

Negara-negara tersebut masuk dalam daftar larangan lantaran memiliki kasus virus corona di atas 150.000.

Berikut daftar terbaru negara yang mengeluarkan larangan berkunjung bagi warga negara Indonesia dikutip dari berbagai sumber:

2 dari 6 halaman

1. Malaysia

Malaysia tidak mengizinkan pendatang dari sejumlah negara yang memiliki kasus Covid-19 diatas 150.000 untuk memasuki wilayahnya sejak Senin, 7 September 2020 lalu.

Sebanyak 23 negara telah diberi larangan untuk memasuki teritori Malaysia, termasuk Indonesia salah satunya.

Sehingga, apabila ada WNI yang berniat datang ke Malaysia, tidak akan diberikan izin hingga batas waktu yang belum ditentukan.

3 dari 6 halaman

2. Jepang

Pada 1 September 2020 lalu, Jepang memperbarui daftar 100 negara yang dilarang masuk ke wilayahnya, termasuk Indonesia.

Berbeda dengan Malaysia, larangan ini bersifat sementara dan tetap diberlakukan pengecualian. Artinya, jika ada kepentingan tertentu yang mendapatkan izin untuk masuk, maka seseorang masih tetap bisa masuk ke Indonesia.

Larangan ini juga berlaku bagi WNA yang berasal dari negara tidak terlarang, namun baru saja berkunjung ke salah satu negara yang masuk daftar larangan setidaknya 14 hari sebelum pendaratan di Jepang.

4 dari 6 halaman

3. Arab Saudi

Pada Senin 7 September 2020, IATA Travel Center menyatakan bahwa Arab Saudi belum membuka pintunya bagi penerbangan internasional mana pun, termasuk dari Indonesia.

Namun ada pengecuali bagi penerbangan yang sifatnya teknis, urusan kemanusiaan, medis dan evakuasi, serta penerbangan repatriasi.

Penerbangan internasional dengan urusan tersebut diperbolehkan dengan catatan harus mendapat persetujuan dari otoritas bandar udara GACA.

5 dari 6 halaman

4. Australia

Negara keempat yang tidak bisa dikunjungi WNI yakni Australia.

Sejak Maret 2020 lalu, Australia telah menutup pintu masuk wilayahnya bagi warga negara asing (WNA), kecuali mereka masuk golongan tertentu.

Dikutip dari liputan6.com, menurut Menteri Kesehatan Greg Hunt, larangan ini akan berlaku setidaknya hingga 17 Desember 2020. Larangan ini dinilai sebagai respons tepat terhadap risiko kesehatan.

" AHPPC (Komite Utama Perlindungan Kesehatan Australia) telah memberi tahu bahwa situasi Covid-19 internasional dan domestik terus menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang tidak dapat diterima," kata Hunt.

 

6 dari 6 halaman

5. Brunei Darussalam

Negara kelima yang melarang kedatangan internasional termasuk WNI yakni Brunei Darussalam.

Menurut informasi dari Safe Travel Kementerian Luar Negeri Indonesia, Brunei Darussalam telah mengeluarkan kebijakan pembatasan bagi pendatang asing sejak 24 Maret 2020 lalu.

Langkah ini diambil guna menekan penularan pandemi Covid-19 di Brunei. Kebijakan ini merupakan langkah yang diambil setelah mempertimbangkan saran yang diberikan Kementerian Kesehatan Brunei.

Ketika itu, sebanyak 9 orang warga Brunei telah dinyatakan positif corona. Dua diantaranya dikabarkan telah sembuh

Beri Komentar