Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Michel Flamant (kiri) Saat Melatih Jerome Aucant (kanan) Membuat Roti (metro.co.uk)
Dream - Menjual bisnis hanya dengan nilai Rp15.000, mungkin hal yang tidak mungkin. Apalagi bisnis itu dijual kepada seorang tunawisma.
Tetapi, pengusaha roti asal Perancis, Michel Flamant, 62 tahun, membuatnya masuk akal. Dia menjual perusahaan roti miliknya, Le Fournil Du Village, kepada seorang gelandangan, Jerome Aucant, 37 tahun, senilai 1 euro, setara Rp15.000.
Michel telah lama menjalin persahabatan dengan Jerome. Setiap pagi, Michel selalu menyambut Jerome dengan secangkir kopi dan sepotong croissant.
Tapi pada Desember tahun lalu, salah satu oven roti Michel bocor dan mengeluarkan karbon monoksida. Saat itu, Michel terjebak di dapur.
Menyadari hal itu, Jerome berusaha menyelamatkan Michel. Dia langsung menelepon layanan darurat.
Michel menghabiskan waktu 12 hari dirawat di rumah sakit. Saat sembuh dan kembali bekerja, Michel menawarkan Jerome pekerjaan paruh waktu sebagai bentuk rasa terima kasih.
Jerome harus berada di lantai bawah tanah dan melihat Michel membuat adonan roti dan kue, enam hari dalam sepekan. Michel mengajari Jerome cara membuat roti dan juga berbisnis.
Saat mempersiapkan masa pensiunnya, Michel menyadari hanya ada satu orang yang berkompeten mengambil alih bisnisnya. Itulah sebabnya Michel memutuskan untuk menjual usahanya di sisi timur kota Dole kepada Jerome hanya dengan nilai 1 euro.
Warga Paris tersebut mengaku tidak peduli dengan uang.
" Jika saat itu Jerome tidak ada di sana, mungkin aku sudah meninggal," kata Michel.
" Saya tidak peduli pada uang. Saya tidak kaya, tapi saya tidak peduli. Saya ingin bebas, saya ingin semuanya mudah sekarang," ucap dia.
Jerome mengaku siap mengambil alih perusahaan roti itu pada September nanti. Meski hanya punya pengalaman kerja sedikit, Jerome yakin mampu menjalankan bisnis tersebut.
" Michel telah memberikan kepada saya pemberian yang nyata. Dan sekarang, saya ingin membesarkannya," kata Jerome.
Sumber: metro.co.uk
Baca Juga: Saat Panen Petani Bogor Tak Dihargai, Mereka Memilih.... Bocah Istimewa Ini Kumandangkan Adzan Sampai Menangis Jalan Berliku Anak Petani Jadi Perwira Polri Pilot Tunda Terbang Demi Cucu Penumpang yang Sekarat... Kisah Nyata Beranak dalam Kubur Kalahkan AS dan Israel, Indonesia Juara Kontes Robot Dunia Masihkah Rio Menempel Ayat Kursi di Kokpit F1?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya