Konferensi Pers Pembukaan Festival Shalawat Nusantara (Foto: Dream.co.id/ Gladys Velonia)
Dream - Asosiasi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama dan beberapa ormas Islam lainnya menggelar Festival Shalawat Nusantara pertama di Indonesia. Festival itu bertujuan untuk mempopulerkan selawat dan meningkatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad.
“ Ini adalah upaya merawat tradisi dan kearifan lokal sekaligus mengangkat kembali kekayaan Islam Nusantara," ujar Ketua Panitia Pengarah Festival Shalawat Nusantara Nusron Wahid, di SCBD, Jakarta, Rabu 21 Februari 2018.
Dalam acara Festival Shalawat Nusantara terdapat lomba yang memperebutkan piala Presiden Joko Widodo. Lomba akan diikuti oleh beragam kelompok pengajian, pesantren, mahasiswa dan pelajar, dan berbagai majelis keagamaan di masyarakat.
“ Kami mulai lombanya antar kecamatan, lalu kabupaten, antar provinsi, sampai tingkat nasional. Tiap kelompok shalawat terdiri dari 12 hingga 20 orang," ujar Nusron.
" Kriteria pemenang antara lain yang membawakan shalawat dengan ciri khas lokal, suara yang merdu, keserasian, dan wajib pilih salah satu dari lagu wajib shalawat dengan cengkok masing-masing," kata dia menambahkan.
Rangkaian Festival Shalawat Nusantara akan dibuka pada 24 Februari 2018, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Rencananya acara pembukaan akan dihadiri Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, acara lombanya sendiri akan dimulai di seluruh Indonesia pada awal Maret 2018. Acara penutupan akan digelar di Gelora Bung Karno Desember 2018. Bertempatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an

Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk