Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bol (Facebook CGTN)
Dream - Ini kisah dari Sudan Selatan. Cerita tentang bocah berusia empat tahun yang membuat dunia terharu, sekaligus mengungkap fakta tragis di negeri yang tengah koyak oleh perang saudara itu.
Kisah ini disampaikan oleh komandan pasukan penjaga perdamaian China, Yin Guoqiang. Bocah ini membuntuti negeri Tirai Bambu yang tengah berkonvoi.
Bol, demikian nama bocah itu. Pakaiannya sudah lusuh, bahkan compang-camping. Tubuhnya sangat kurus. Dari balik kaos yang tersingkap bagian pundak kanan itu, terlihat tulang menonjol di bahunya. Sungguh memprihatikan.
Semula tak ada yang tahu mengapa bocah itu mengekor pasukan China itu. Namun, saat mereka tiba di wilayah....
© Dream
Namun, saat mereka tiba di wilayah pembagian air, tiba-tiba wajah suram Bol berubah sumringah.
Rupanya, bocah itu sengaja mengikuti pasukan perdamaian itu untuk mencari seteguk air. Dan setelah tiba, dia langsung menghambur ke kran yang mengalirkan air bersih nan segar.
Namun, kisah yang disampaikan Yin tentang Bol sungguhlah pilu. Saking lemahnya, bocah itu tak lagi kuat memutar keran air untuk meneguknya. Sehingga, Yin menolong memutarkan keran itu.
Foto yang dinggah oleh China Global TV Network itu membetot perhatian dunia. Sejak diunggah pada Sabtu pekan lalu hinga Senin, sudah dibagikan 3.479 kali. Selain itu juga dikomentari banyak netizen.
Tak peduli siapa yang berperang. Siapa pula yang menang atau kalah. Yang jelas, ada orang-orang seperti Bol yang menjadi korban.
© Dream


Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya