Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Datang dari Milan ke Jakarta, Wanita Ini Cari Ibu Kandungnya

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 28 Desember 2017 14:42
Datang dari Milan ke Jakarta, Wanita Ini Cari Ibu Kandungnya
Dia berharap menemukan petunjuk baru.

Dream - Perempuan asal Milan, Italia, Priscillia Margaretha, datang ke Indonesia untuk mencari ibu kandungnya. Dia telah berpisah dengan orangtuanya slama 38 tahun.

Priscillia lahir di Indonesia. Dia diadopsi pasangan suami sitri warga negara Belanda, Jaap Vermeij dan Maud Vermeij van Ossenbruggen.

Kini, bersama suami dan putranya, Priscillia datang dari Milan ke Jakarta untuk mencari ibu kandungnya, Inah.

Untuk mencari tahu informasi ibu kandungnya, Priscillia mendatangi Dinas Sosial DKI Jakarta, Sabtu 23 Desember 2017. Dia mendapat informasi mengenai yayasan yang dulu menampungnya.

" Saya masih mencari Yayasan Mulia Cabang Jakarta untuk mengetahui keberadaan ibu saya. Mungkin mereka punya informasi tentang ibu," ujar Priscillia.

Dalam pencarian ibu kandungnya, Priscilla berbekal `Surat Penyerahan Anak` yang menginformasikan tanggal lahir dan proses persalinannya.

Surat penyerahan anak

Dari surat tersebut, terlihat Priscilla lahir pada Jumat, 12 Oktober 1979 pukul 23.45 WIB. Persalinannya dibantu bidan Ny. Budi Wahyuni, Jalan Kebon Kacang Gang 31/1, Jakarta Pusat.

Saat melahirkan, Inah berusia 19 tahun. Inah melahirkan tanpa didampingi suami. Waktu itu, Inah yang tinggal di Jalan Ciasem No. 18, Kebayoran, Jakarta Selatan, bekerja sebagai buruh harian.

Sosok Priscillia Margaretha

Dua hari setelah persalinan, Inah menyerahkan bayi Priscilla kepada Budi Wahyuni yang membantu proses persalinannya. 

" Waktu itu Ibu menyerahkan saya kepada bidan karena merasa tidak mampu merawat dan membesarkan saya," ujar Priscillia.

Pada 20 Oktober 1979, sang bidan menyerahkan bayi Priscillia kepada Yayasan Mulia Cabang Jakarta yang ditandatangani ketua yayasan itu, M.Y. Rachmat.

Suami dan anaknya ikut membantu pencarian

Yayasan Mulia beralamat di Jalan Haji Agus Salim No. 57, Jakarta. Tapi, kini sudah tidak ada. Tidak ada satu pun pihak yang bisa memberikan keterangan terkait Yayasan Mulia.

" Saya berharap bisa segera bertemu dengan ibu saya," kata Priscillia.

Di akun Facebook pribadinya, Priscilla mengatakan, sang ibu merupakan perempuan asal Karawang, Jawa Barat.

" Jika pesan ini dapat kau bagikan, aku akan sangat berterima kasih. Mungkin teman-teman, atau kenalan, dapat mengetahui dan membantuku mencari petunjuk lain mengenai keberadaan ibuku," ucap dia.

Beri Komentar