Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Modus Menyelundupkan Narkotika Menggunakan Mesin Cuci (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Tim Satgassus Polri dan Polda Metro Jaya mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional di Kompleks Pergudangan Harapan Dadap Jaya, Gedung E, Kosambi, Tangerang, Kamis 8 Februari 2018.
"Modus ini relatif baru," ucap Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, di Mapolda Metro Jaya, Senin 12 Februari 2018. Menurut Tito, para pelaku menyembunyikan barang haram itu ke dalam mesin cuci.
Dia menambahkan, tiga orang ditangkap dalam penggerebekan itu. Sementatar itu, satu warga Malaysia, Lim Toh Hing, yang menjadi otak kejahatan tewas ditembak polisi.

Dalam kasus ini, ketiga pelaku, Joni, Andi, dan Indrawan, saling mengenal ketika menjalani hukuman terkait kasus narkoba di rutan yang sama. Bahkan, Indra saat ini masih dalam status narapidana.
Selain menangkap tiga pelaku, olisi juga menyita 239,785 kilogram dan 30 ribu butir narkoba. Selain itu, polisi juga menyita Rp2,775 miliar yang diduga hasil penjualan barang haram itu.

Tito menegaskan, polisi akan menindak tegas siapa saja orang yang berani melakukan pengedaran narkoba.
"Kami tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan tegas kepada bandar, apalagi jaringan besar dan apalagi dari luar negeri yang main-main di Indonesia," ujar dia.
Akibat perbuatannya, para pelaku terancam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari