Fakta di Balik Ditangkap Biang Keladi Video Viral Dokter Telanjang di Surabaya

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 23 Juni 2020 11:13
Fakta di Balik Ditangkap Biang Keladi Video Viral Dokter Telanjang di Surabaya
Pelaku pengunggah video diamankan polisi.

Dream - Media sosial Twitter sempat dihebohkan dengan tersebarnya video seorang wanita diduga dokter di Surabaya, Jawa Timur yang berdiri di tepi jalan tanpa mengenakan busana.

Video ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter @filipus_nove. Menurut akun tersebut, perempuan itu berprofesi sebagai dokter gigi di Surabaya. Perempuan itu diduga stres karena suami dan anaknya meninggal akibat Covid-19.

Kini, pelaku pengunggah video tersebut telah diamakan pihak kepolisian setempat.

1 dari 4 halaman

Ditangkap di Jakarta

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, pengunggah video tersebut sudah ditangkap. Pelaku ditangkap di Jakarta pada Minggu, 21 Juni 2020.

“ Iya benar (sudah ditangkap). Kemarin di Jakarta," terang Sudamiran.

Menurut penuturan Sudamiran, pengunggah akan dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

2 dari 4 halaman

Pengakuan Tetangga

 Ilustrasi Media Sosial© Merdeka.com

Dari penelusuran yang ada, video perempuan tersebut benar terjadi di kawasan Surabaya Utara. Namun keterangan yang ditulis oleh akun @filipus_nove mengenai suami dan anak dokter tersebut tidak meninggal dunia karena COVID-19. Keduanya dalam keadaan sehat walafiat.

Lis Hidayati, salah satu tetangga wanita tersebuut mengungkapkan video tersebut terjadi sekitar tanggal 29 Mei 2020. Menurutnya, waktu keluar rumah, dokter wanita itu masih dalam kondisi berpakaian lengkap. Namun entah apa yang terjadi, saat di lokasi kejadian tiba-tiba semua pakaiannya dilucuti sendiri dan dokter itu berdiri dalam keadaan tidak berpakaian.

3 dari 4 halaman

IDI Angkat Bicara

 Ilustrasi Dokter© Shutterstock.com

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, Brahmana membenarkan perempuan dalam video tersebut memang dokter. Namun, tidak ada kaitannya dengan COVID-19. Suami dan anaknya masih sehat.

" Yang bersangkutan memang dokter dan tidak ada kaitannya dengan COVID-19. Suami dan anaknya sehat. Itu yang bisa saya konfirmasi," tutur Brahmana, Kamis 18 Juni 2020.

Menanggapi beredarnya video tersebut di medsos, banyak warganet yang meminta pengunggah segera menghapusnya.

 

4 dari 4 halaman

Apa Respon Keluarga

Sebelumnya, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Airef Ryzki menjelaskan, pihaknya bersama unit Cyber Crime tengah berkonsentrasi mencari pelaku pengunggah video tersebut.

" Kita masih dalami perkaranya dan mendalami pengunggah video. Jadi semua ini menunggu proses dari unit Cyber Crime dan kita bertindak usai dapat data tersebut," ujarnya, Jumat 19 Juni 2020.

Arief mengatakan, sampai saat ini keluarga korban belum melaporkan perkaranya. Jika ada laporan dari keluarga, maka pasal yang akan dikenakan kepada pelaku disesuaikan dengan laporan yang masuk.

" Kita dalami dulu nanti bagaimana proses di kepolisian akan mengacu pada saksi ahli atau korban," jelas Arief.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar