Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Tiktok.com/faizmubarok1111
Dream - Resmi beroperasi sejak pertengahan tahun 2015, keberadaan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) terbukti mempersingkat jarak maupun waktu tempuh Cikampek-Palimanan dibanding melewati jalur Pantura.
Hal ini tentu menjadi berkah bagi pengendara yang biasa menempuh perjalanan lintas kota melewati jalur Utara Pulau Jawa tersebut. Namun, pembangunan jalan tol tersebut menjadi mimpi buruk bagi pemilik usaha di sepanjang jalur Pantura.
Seperti usaha rumah makan yang terbengkalai bahkan menjadi bangkrut karena kehilangan pelanggan sejak pengendara beralih melewati jalan tol Cipali. Salah satunya adalah rumah makan Raja Seafood Segar Rasa.
Video yang diunggah akun TikTok @faizmubarok1111, memperlihatkan suasana rumah makan tersebut yang 10 tahun lalu berjaya melayani ramainya pengunjung namun kini hanya tersisa kenangan indahnya saja.

Tahun 2013, rumah makan itu masih terlihat sangat hidup bangunannya yang tampak sederhana dari luar namun sangat bersih dan terawat.
Meski tak banyak kendaraan yang terparkir, namun sepertinya ada saja pengunjung yang bergantian mampir untuk beristirahat dan menikmati sajian berbagai menu di rumah makan tersebut.
Dua tahun kemudian, rumah makan itu masih berdiri kokoh namun bangunannya sudah mulai tampak kusam. Tulisan panjang nama rumah makan itu pun sudah dilepaskan. Meski sudah mula sepi pengunjung, rumah makan itu tampak masih beroperasi.

Tahun 2018, rumah makan yang dulu ramai dan menjadi destinasi pilihan pengendara di jalur Pantura itu sudah tutup. Di sepanjang bangunannya diberikan pagar yang terbuat dari bambu, dan sudah mulai dicoret-coret di bagian depannya.
Setahun kemudian, rumah makan itu menunjukkan tak ada tanda-tanda harapan akan beroperasi lagi. Di lahan parkirnya yang semua aspal sudah berlapis tanah dan mulai ditumbuhi rumput-rumput.

Di tahun 2021, bangunan atapnya sudah terlihat koyak, pagar bambu yang semua menjadi pembatas dengan jalan sudah hilang. Jalanannya aspal di depannya pun sudah sangat rusak dan berkontur.
Jika dahulu menjadi alternatif jalan utama pengendara lintas kota, di tahun 2021 jalur depan rumah makan ini tampak sangat sepi. rumput-rumput hijau tumbuh subur di pinggir jalan.

Di tahun 2022, jalan sudah diperbaiki dan dapat dilewati oleh mobil. Namun, kondisi rumah makannya sudah terbengkalai dan tampak menyeramkan.
Kondisi di Maret 2023, jalanan sudah mulai kembali rusak dan tanaman hijau di depan rumah makan sudah semakin subur bahkan hingga setinggi atap dan menutupi permukaannya.
Usai diunggah, postingan ini kemudian menjadi viral dan menuai berbagai tanggapan warganet di kolom komentarnya. Banyak yang menyebut kisah ini mirip dengan nasib kota ‘Radiator Springs’ di sebuah film kartun berjudul ‘Cars’.
“ Radiator Springs Versi Indo,” tulis akun @Wafello_.
“ apakah pantura itu radiator spring,” tulis akun @Wonderkid.
“ coba di ingat2, pernah ngasih harga " gak wajar" gak sama customer ? 😅,” tulis akun @Al_sasesa.
“ efek tol cipali ketambah covid makin ancur,” tulis akun @masboyCkd.
sumber: TikTok.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya