Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Presiden Chechnya Ngamuk

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 November 2015 06:28
Turki Tembak Jatuh Pesawat Rusia, Presiden Chechnya Ngamuk
Kadyrov bahkan secara terbuka menyatakan kesiapan mengirim pasukan jika Putin memerintahkan konfontrasi dengan Turki.

Dream - Insiden penembakan pesawat Sukhoi Su-24 memicu kemarahan para pemimpin Rusia. Selain Presiden Vladimir Putin, Presiden Republik Chechnya Razman Kadyrov juga marah atas ulah Turki.

Kadyrov bahkan sampai mengeluarkan ancaman kepada Turki. Hal itu tertuang dalam akun media sosial milik dia.

" Saya tidak ragu Turki akan menyesal selamanya. Mereka yang berbicara tentang persahabatan dan kerjasama dalam setiap kesempatan tidak bertindak setia," ujar Kadirov, dikutip dari tass.ru, Rabu, 25 November 2015.

Kadyrov bahkan secara terbuka menyatakan kesiapan untuk mengirim pasukan, jika Putin menginstruksikan harus berkonfrontasi dengan Turki.

" Sudah bagian dari tugas saya bahwa saya pribadi, Republik Chechnya, seluruh rakyat Chechnya siap menjalankan perintah (Presiden Rusia). Untuk itu, kami punya keinginan, tekad, pasukan terlatih, dan ribuan relawan. Kami selalu menunggu perintah! Anda akan tahu pasti bagaimana patriot Rusia berjuang," kata Kadyrov.

Su-24 unit pengebom garda depan Angkatan Udara Rusia berbasis di Suriah jatuh di teritorial Suriah pada Selasa. Putin menyatakan pesawat itu jatuh lantaran ditembak dengan misil udara dari F-16 milik Turki.

Menurut Putin, Su-24 tengah terbang di ketinggian 6.000 meter dan berjarak 1 kilometer dari perbatasan Turki saat diserang. Putin menyebut serangan ini sebagai 'tusukan dari belakang oleh kaki tangan teroris'. (Ism) 

Beri Komentar