Presiden Termiskin Dunia Batal Jual Mobil Butut Kesayangan

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 20 November 2014 12:02
Presiden Termiskin Dunia Batal Jual Mobil Butut Kesayangan
"Saya tak tahu jika suatu saat Beetle ini akan pergi. Tapi yang saya tahu sekarang bahwa selama saya masih hidup, mobil ini akan berada di garasi," tutur Mujica.

Dream - Saudagar super kaya jazirah Arab boleh saja mendapatkan supercars kelas dunia semacam Rolls-Royce atau Bugatti. Namun jangan harap para Seikh itu bisa membeli mobil Volkswagen Beetle butut milik Presiden Uruguay, Jose Mujica.

Pada 2013 silam, mobil keluaran 1987 ini menjadi satu-satunya barang berharga yang dilaporkan Presiden Mujica sebagai kekayaannya. Kala itu nilainya ditaksir hanya Rp 20,8 juta. Namun, sejumlah kolektor, kolega, maupun pengusaha ramai-ramai mengincarnya.

Namun, mereka harus gigit jari. Mujica yang sebelumnya sempat tergiur dengan berbagai tawaran itu memutuskan menolak menjual mobil kesayangannya itu. Mantan gerilyawan ini tak mau melepas mobil itu kepada salah satu penawar, supaya tak terjadi kecemburuan. Lebih baik tak dijual.

" Kami tidak pernah bisa menjualnya. Kami akan menyinggung semua teman yang ramai-ramai ingin membelinya,"  tutur Mujica dikutip Dream dari laman The Star, Kamis 20 November 2014.

Secara fisik, mobil itu boleh saja dinilai Rp 20,8 juta. Namun mobil ini telah menjadi simbol kesederhanaan pemimpin yang populer di dunia dengan sebutan presiden termiskin di dunia ini.

Keputusan Mujica menolak istana megah dan memilih tinggal di rumah kecil di pingiran kota, serta keputusan menyumbangkan 90 persen gaji untuk rakyat miskin menjadikan Mujica sebagai inspirasi banyak orang.

Sifat-sifat itu rupanya turut melekat pada mobil ini. Apalagi, Mujica tak menggunakan mobil mewah sebagai mobil kepresidenan sebagaimana pemimpin negara lain. VW kodok inilah yang menjadi tunggangan presiden yang kini berusia 79 tahun itu. Sehingga, mobil ini telah menjadi simbol dan banyak orang bersedia membayar mahal.

Lihat saja, saat pertemuan sejumlah petinggi dunia di Bolivia pada Juni silam, seorang seikh asal tanah Arab menawar mobil kodok itu dengan harga US$ 1 juta atau sekitar Rp 12 miliar. Duta Besar Meksiko untuk Uruguay, Felipe Enriquez, belakangan bahkan bersedia menukar mobil bercat biru itu dengan 10 mobil baru.

Namun Mujica –yang sempat ingin melepas mobil ini dan berniat menyumbangkan hasil penjualan untuk rakyat miskin– membatalkannya. Dia tak ingin ada rekannya yang cemburu tak bisa memiliki mobil itu.

" Saya tak tahu jika suatu saat Beetle ini akan pergi. Tapi yang saya tahu sekarang bahwa selama saya masih hidup, mobil ini akan berada di garasi," tutur Mujica. (Ism)

Beri Komentar