Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Ratu Rania Memeluk Tarawneh (http://www.independent.co.uk)
Dream - Istri dari Moaz Alkabasbeh, pilot Yordania yang dibunuh secara brutal dengan cara dibakar hidup-hidup oleh ISIS, Anwar Tarawneh, mendapat kunjungan dari Ratu Yordania, Rania, di rumahnya, di daerah selatan Kota Karak. Rania bermaksud menghibur dan menguatkan Tarawneh atas kejadian yang menimpa suaminya.
Dikutip dari Daily Mail, Jumat, 6 Februari 2015, Rania sempat meneteskan air mata setelah mendengar pengakuan Tarawneh yang mengetahui kematian suaminya dari unduhan komentar di media sosial facebook berisi kalimat 'Beristirahatlah dengan tenang, Muath (Moaz).'
Rania semakin sedih saat mengetahui usia pernikahan Tarawneh dengan Moaz hanya sekitar lima bulan saat suaminya ditangkap ISIS. Tarawneh kemudian menceritakan saat ia mencoba menguatkan keluarga Kabasbeh setelah mendapat kabar suaminya ditangkap ISIS.
Saat itu, Tarawneh mendapat kabar suaminya ditawan selama lima minggu setelah pesawat yang dikemudikan Moaz tertembak jatuh di Raqqa. Merasa khawatir, Tawazneh lalu memeriksa ponselnya.
" Ketika saya membuka Facebook di ponsel, saya melihat unggahan itu," katanya, kepada The Independent.
Tarawneh juga bercerita tentang suaminya yang merasa tidak nyaman di penerbangan terakhirnya dan berharap ada kabut sehingga Moaz tidak perlu terbang. Tarawneh menduga itu merupakan isyarat lantaran Moaz tidak pernah mengatakan hal itu sebelumnya.
" Ia merasa ada sesuatu yang salah. Itu aneh, ia tidak pernah mengatakan itu sebelumnya," katanya.
Kenangan itu terjadi pada tanggal 24 Desember 2014. Satu jam kemudian, jet tempur F-16 Moaz ditembak jatuh di kawasan yang dikuasai ISIS di Suriah. Segera setelahnya, kelompok ISIS menyatakan dia ditahan.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya