Kamis, 22 Oktober 2026 Cari

Kesal Sering Dipalak, Remaja Tewas Mengenaskan di Kalibaru

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 17 Januari 2017 09:59
Kesal Sering Dipalak, Remaja Tewas Mengenaskan di Kalibaru
Memakai gunting yang sering dipakai korban untuk memalak, pelaku menusuk kepala dan leher akibat benda tajam.

Dream - Seorang remaja berinisial TM, 17 tahun, ditemukan tewas secara mengenaskan di gang sempit di Jalan Kalibaru IV RT 15 RW 03, Cilincing, Jakarta Utara. TM mengalami luka di bagian kepala dan leher akibat benda tajam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yudi Yusman, mengatakan TM ditemukan usai hujan deras yang menguyur lokasi. Saat kejadian sekitar pukul 16.00 itu, sebagian besar warga tengah berada di dalam rumah sehingga tidak mengetahui penyebab tewasnya TM. Kondisi gang juga relatif sepi. 

" Beberapa menit kemudian hujan mereda, sejumlah warga tak sengaja menemukan anak ini sudah tergeletak tak bernyawa," kata Yudi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin malam, 16 Januari 2017.

Yudi menduga korban dibunuh tak lama usai berkunjung ke rumah temannya berinisial DF. Dia juga menduga pelaku merupakan orang dekat TM.

" Dia (korban) sempat ke rumah temannya dekat sini, berinisial DF saat hujan deras mengguyur. Tak lama hujan mau berhenti si korban ini keluar seorang diri dari rumah temannya si DF. Mungkin saat keluar itu lah, korban pun bertemu dengan pelaku kemudian si pelaku ini langsung menikam kepala dan leher korban di lokasi ini," ucap dia.

Dugaan sementara, kata Yudi pembunuhan dilakukan dengan motif dendam.

" Ada dugaan kuat, pelaku mengenali sosok korban begitu pula korban mengenali pelaku. Mungkin pelaku tengah dendam sesuatu ke korban," ujar dia.

 

1 dari 1 halaman

Pelaku Tertangkap

Pelaku Tertangkap © Dream

Dalam waktu tidak terlalu lama, Polsek Cilincing berhasil menangkap pembunuhan TM. Pelaku diketahui berinisial MA, 16 tahun.

Kapolsek Cilincing, Kompol Ali Zusro, mengatakan korban tewas akibat luka tusukan di bagian kepala dan leher. Pelaku menusuk korban menggunakan gunting milik korban.

" Korban saat itu tewas karena ditusuk bagian kepala dan leher dengan sebuah gunting yang merupakan milik korban itu sendiri," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.

Ali menjelaskan pelaku nekad membunuh korban karena kesal. Sebab korban sering memalak pelaku menggunakan gunting.

Pada saat kejadian, korban juga sempat memalak pelaku. Tetapi, MA melawan dan terjadi perkelahian yang berujung pembunuhan.

" Pengakuan pelaku ini kesal karena uangnya dipalak oleh korban saat itu. Ternyata korban ini memalak pelaku dengan gunting. Alhasil, saat korban memalak pelaku, diketahui pelaku kesal sehingga berujung perkelahian dengan korban saat itu," ucap dia.

Ali melanjutkan setelah berhasil mengalahkan korban dalam perkelahian, MA merebut gunting TM. Dia lalu menusuk kepala serta leher korban.

" Melihat korbannya kalah, pelaku ini melanjutkan serangannya itu dengan menancapkan gunting ke arah kepala dan leher korban," ujar Ali.(Sah)

Beri Komentar