Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ridwan Kamil Dan Emmeril Kahn Mumtadz (Foto: Instagram @qaka.attamimi)
Dream - Masa cuti Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk pencarian anaknya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah berakhir. Seiring dengan kabar Eril yang dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss.
Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) juga kembali bekerja untuk memenuhi kewajibannya sebagai kepala daerah pada hari ini (Senin, 6 Juni 2022). Kang Emil diketahui pulang ke Indonesia pada Jumat, 3 Juni 2022 lalu.
" Untuk besok (Senin), sebagaimana dalam kesempatan pengajian keluarga, Pak Ridwan Kamil mengatakan bahwa beliau memiliki kewajiban kepada hampir 50 juta warga Jabar sehingga besok beliau akan mulai aktivitas kedinasan," kata perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Erwin Nazmuzzaman di Gedung Pakuan, Kota Bandung, dikutip dari Liputan6.com pada Senin, 6 Juni 2022.
Pencarian Eril tetap dilanjutkan oleh keluarga Ridwan Kamil yang masih berada di Swiss. Untuk informasi perkembangan pencarian Eril, rencananya akan dilakukan konferensi pers dari pihak KBRI beserta keluarga Ridwan Kamil di Swiss.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jabar Wahyu Mijaya menyampaikan jadwal kegiatan kedinasan Ridwan Kamil pada hari ini. Kang Emil akan memulai aktivitas dinasnya dengan rapat pimpinan bersama kepala perangkat daerah.
Kemudian di sore hari, ada pengajian untuk almarhum Eril di rumah dinas Gedung Pakuan, di bilangan Cicendo, Kota Bandung.
" Untuk rencana besok (Senin) pukul 10.00 WIB mengadakan rapat pimpinan. Lalu, ada kegiatan biasa menyelesaikan berkas-berkas dan kegiatan dinas internal, kemudian sore hari ada pengajian di Gedung Pakuan. Itu beberapa agenda secara garis besar," ujar Wahyu.
Rumah dinas sang gubernur pun masih diselimuti suasana haru. Hingga kemarin (Minggu, 5 Juni 2022) warga sekitar masih mendatangi kediamannya untuk memberikan bunga dan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sang putra sulung, Emmeril Kahn Mumtadz.
Kang Emil dengan istrinya, Atalia Praratya, juga menyempatkan diri menemui warga yang mengunjungi Gedung Pakuan yang ingin bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jabar tersebut.
Momen haru juga terlihat ketika Gubernur Jawa Barat itu pulang dan langsung memeluk erat sang ibu. Kala itu, ia terlihat bersimpuh dan menangis di pelukan ibundanya yang duduk di kursi roda.
Dream - Berita duka dari keluarga Ridwan Kamil membuat seluruh warga Indonesia di berbagai belahan dunia turut prihatin dan sedih. Bahkan, tidak sedikit yang ikut menangis melihat berbagai unggahan terkait hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di media sosial.
Di tengah-tengah ungkapan empati warganet, terselip satu komentar yang menduga bahwa kejadian tersebut merupakan rekayasa alias settingan.
Pemilik akun Instagram @kevinwijayaoey menyebut bahwa hilangnya anak sulung Ridwan Kamil merupakan rekayasa agar Gubernur Jawa Barat itu bisa menang menjadi presiden pada pemilu mendatang.
" Dan menurut gw itu strategi dan tekhnik marketing mereka, and it's okay gak masalah juga sebenernya," lanjut pemilik akun tersebut.
Lebih lanjut, dia meminta warganet agar tidak mudah termakan berita bohong serta drama maupun rekayasa di media sosial. " Lebih bijak dan lebih memvalidasi sebuah berita ya guys, thank u," tutup pemilik akun.
Komentar yang sempat diunggah kembali oleh akun Instagram @lambegosiip itu pun membuat warganet geram. Warganet pun keheranan dengan asumsi pemilik akun tersebut.
" Ya allah itu tangan ngetik gak pake mikir kali yah , mana ada org kena musibah direkayasa," kata @lauraanatasia.
" Ya kali setingan anak meninggal. Udah gilda," komentar @daisynaila.
" Yakali orang tua kehilangan anaknya, sedih pura pura, apalagi ini udaa ngurus dari kecil," ujar @raisyafbr_.
" Astagfirullah ni bener2 orang ga ada hati ...mana ada orang tua yg mau mengorbankan anakny cm buat politik," tulis @restyany.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya