Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menuliskan surat untuk Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat. Lewat surat tersebut, Ridwan menyampaikan aspirasi buruh yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.
Ridwan sempat menemui para demonstran di depan Gedung Sate, Bandung, pada Kamis sore, 8 Oktober 2020. Di depan massa, Ridwan menyatakan telah menandatangani surat tersebut dan akan disampaikan kepada Presiden.
" Saya sudah menandatangani surat yang isinya adalah surat penyampaian aspirasi dari buruh se-Jawa Barat. Surat pertama kepada DPR dan kedua kepada Presiden," ujar Ridwan.
Sebelum menemui demonstran, Ridwan sempat bertemu dan berdialog dengan perwakilan massa buruh yang tidak menerima UU Cipta Kerja. Sejumlah pasal dalam UU tersebut dinilai merugikan para buruh.
" Pihak Buruh Jabar menyatakan bahwa mereka selalu menyampaikan aspirasi dengan damai dan tidak anarkis. Dan tidak bertanggungjawab jika ada pihak-pihak lain yang menunggangi melalui cara-cara kekerasan," kata Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan mengimbau masyarakat tetap tenang dan dapat menahan diri. Juga menghindari sikap yang mengabaikan protokol kesehatan.
" Semoga Jabar selalu kondusif dan juara lahir bathin. Hatur nuhun," tulis Ridwan
Ridwan telah menandatangani surat tersebut pada 8 Oktober 2020. Surat tersebut juga sudah dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo dan DPR.
Berikut isi surat tersebut.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya