Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Innalillahi, Anak Buah Prabowo Subianto di MPR Meninggal Akibat Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 9 Oktober 2020 12:30
Innalillahi, Anak Buah Prabowo Subianto di MPR Meninggal Akibat Covid-19
Prabowo Subianto sudah mencarikan obat sampai Jerman, namun takdir berkata lain.

Dream - Politisi Gerindra, Soepriyanto, meninggal dunia akibat Covid-19, Jumat 9 Oktober 2020. Ketua Fraksi Gerindra MPR RI tersebut sempat dirawat secara intensif.

" Benar, beliau wafat pagi tadi di RSPP Jakarta," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra, Habiburrokhman, dikutip dari Liputan6.com.

Habiburrokhman, yang juga anggota Komisi III DPR, mengatakan, Soepriyanto dinyatakan positif Covid-19 pada akhir September. Sejak itu, Soepriyanto menjalani perawatan intensif.

 

1 dari 4 halaman

Dua Pekan Melawan Covid-19

Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Hendro Tri Subiantoro, mengatakan dua pekan lamanya Soepriyanto berjuang melawan Covid-19. Kondisinya semakin parah dalam beberapa hari terakhir.

" Sudah sejak dua minggu lalu sakit dan harus berjuang melawan Covid-19. Namun, tiga hari terakhir sakitnya tambah parah dan pagi tadi dinyatakan meninggal," kata Hendro.

 

2 dari 4 halaman

Perhatian Prabowo

Dia juga mengatakan, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, sudah mengusahakan yang terbaik untuk perawatan Soepriyanto. Sayangnya, Soepriyanto tidak tertolong.

" Pak Prabowo sudah mengusahakan yang terbaik untuk kesembuhan almarhum. Bahkan sudah dicarikan obat dari Jerman. Namun nyawanya tak tertolong. Semoga beliau husnul khatimah dan ditempatkan di sisi-Nya. Hingga kini saya belum mengetahui penyakit penyerta almarhum," kata Hendro.

Sumber: Liputan6.com.

3 dari 4 halaman

Sisca Febrianti, Tenaga Medis Pertama yang Gugur di Riau karena Covid-19

Dream - Duka kembali datang dari dunia medis. Seorang perawat, Sisca Febrianti, 31 tahun, meninggal dunia akibat Covid-19.

Sisca adalah perawat di RS Ibnu Sina Kota Pekanbaru, Riau. Dia juga tercatat sebagai tenaga medis yang turut dalam penanganan Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yovi, mengatakan Sisca sempat menjalani perawatan selama delapan hari. Sisca sempat dipindahkan ke ICU RS Ibnu Sina dan menggunakan ventilator.

Indra mengatakan, Sisca adalah sosok berdedikasi. Sisca terjun mengangani pasien Covid-19 sejak April.

" Beliau perawat berdedikasi tinggi, tidak pernah mengeluh selama enam bulan dan tidak pernah minta pindah area kerja, beliau anak yatim yang juga menafkahi dua orang adiknya," kata Yovi.

 

4 dari 4 halaman

Yovi menyatakan Sisca menjadi tenaga kesehatan pertama di Riau yang meninggal akibat Covid-19. Sisca terinfeksi Covid-19 setelah merawat para pasien tanpa lelah.

" Kami semua, tenaga kesehatan yang maju langsung menangani Covid-19 di ruangan isolasi sangat terpukul dan sedih atas musibah hari ini," kata Yovi.

Namun demikian, dia menegaskan seluruh tenaga medis tidak akan mundur. Tetap akan memberikan pelayanan terbaik bagi semua pasien Covid-19.

" Kami tidak akan mundur hanya gara-gara isu yang tidak penting, kami ikhlas dan tetap bersemangat," kata Yovi.

Yovi pun menyatakan sosok Sisca akan terus mengabadi. Perjuangannya akan menjadi kenangan, terutama di kalangan tenaga medis.

" Kami tidak akan mengecewakan beliau, kami akan terus berjuang. Terima kasih untuk semua yang sudah mendoakan Siswa dan mendoakan perjuangan kami," kata dia.

Sumber: Merdeka.com/Abdullah Sani

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar