Lewat Facebook Live, Ridwan Kamil Batal Lawan Ahok

Reporter : Puri Yuanita
Senin, 29 Februari 2016 11:13
Lewat Facebook Live, Ridwan Kamil Batal Lawan Ahok
Dalam konferensi pers yang digelar hari ini Ridwan Kamil menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju dalam bursa pencalonan Gubernur Jakarta.

Dream - Belum lama ini Walikota Bandung Ridwan Kamil santer dikabarkan bakal ikut turun dalam bursa pencalonan Gubernur Jakarta. Dalam media sosial seperti Facebook dan Twitter bahkan tengah ramai diperbincangkan bahwa Kang Emil bersama Sandiaga Uno untuk maju sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode selanjutnya.

Menanggapi kabar yang beredar, Kang Emil pun hari ini, Senin 29 Februari 2015, mengadakan konferensi pers untuk secara langsung mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

Dalam konferensi pers yang juga ditayangkan secara live melalui akun Facebook, Ridwan Kamil bahwa dirinya tidak akan maju dalam bursa pencalonan Gubernur Jakarta.

" Saya putuskan tidak akan maju sebagai Gubernur Jakarta. Kalau untuk kunjungan saya ke Jakarta bertemu Pak Ahok. Jadi gini, saya dan Pak Ahok bersahabat ya. Waktu di Jakarta saya tidak membicarakan secara detail. Tapi saya bilang ke Pak Ahok, kalau misalnya saya maju begini, kalau misalnya saya nggak maju begini. Lantas, Pak Ahok bilang kalau lo maju gue itu pasti nyaris kalah," ujar Ridwan melalui Facebook Live. 

Kang Emil pun menegaskan kunjungannya ke Jakarta beberapa waktu lalu bukan merupakan bentuk dukungan secara gamblang, terhadap pencalonan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur Jakarta.

" Ke Jakarta untuk belajar e-budgeting. Nah apakah ini bentuk dukungan ke Pak Ahok? Enggak, saya mah netral," katanya.

Di sisi lain, mengenai tidak jadi majunya Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jakarta, Walikota Bandung itu pun mengaku telah mengirimkan surat ke DPP Parta Gerindra.

" Kalau untuk ke DPP sudah saya beri surat artinya secara informal DPP Gerindra kemungkinan akan mengusung Sandiaga Uno, bukan saya," ujar Kang Emil.

(Ism, Sumber: Facebook Live)

1 dari 5 halaman

Ridwan Kamil: Perlukah Saya Ikut Pilkada DKI Jakarta?

Dream - Walikota Bandung, Ridwan Kamil, sepertinya tengah gundah gulana memikirkan kemungkinan untuk ikut berlaga dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Hal itu disampaikan Ridwan Kamil di akun media sosial Instagram dan Facebook.

Melalui Fanspage Facebook, pria yang karib disapa Kang Emil ini bertanya kepada para pengikutnya, apakah perlu maju menjadi salah satu kandidat dalam Pilgub DKI tahun depan. Dan netizen pun memberikan tanggapan yang beragam.

" Setelah 2 bulan intensif memenuhi undangan sana sini dan mendengarkan aspirasi dari tokoh2 lokal/nasional dan kelompok sana sini, sekarang saya dengan hormat meminta pendapat 1,6 juta warga Fanpage FB ini. pertanyaannya: Perlukah saya pergi ke Jakarta untuk ikut pilkada gubernur DKI 2017 ? mhn alasannya. hatur nuhun" .

Ada yang mendukung, banyak pula yang tak sepakat. Namun mayoritas pengguna media sosial tidak setuju dan memintanya tetap fokus membenahi Bandung. Para pengikut di kedua akun media sosialnya berharap agar ia menyelesaikan tugasnya sebagai Walikota hingga masa jabatan selesai. Kemudian melanjutkan perjuangannya dengan melaju ke Gubernur Jawa Barat.

Kebanyakan orang berpendapat bahwa Ridwan Kamil lebih tepat berada di Bandung. Agar kepemimpinan yang bagus merata dan dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia seperti yang dituturkan akun Wawan Sap.

" Jangan kang. Bangsa Indonesia butuh pemimpin yg bagus dibanyak tempat. di Jakarta ada Ahok, Bandung ada Kang Emil, SBY ada Bu Risma. jangan mau diadu dan ngumpul semua di JKT, kasian bandung dan daerah lain yg miskin pemimpin berintegritas macam Kang Emil. saya warga jakarta tapi asli bandung, bagus kalau di JKT dan bandung ada pemimpin yg bagus" .

Begitu pula dengan pendapat Diaz Nugroho yang mendapat banyak likes. Serta dukungan yang sama agar orang nomor satu di Bandung ini tetap amanah membangun Jawa Barat yang terintegrasi dengan pembangunan Jakarta.

" Malam.. Saya warga Jakarta kang Emil.. Mohon izin utk memberikan opini. Menurut saya, tidak perlu kang. Karena bagian kang Emil membesarkan Bandung dan terlebih lagi Jawa Barat. Bayangkan kalau Jakarta dengan Ahok dan kang Emil di Jawa Barat, integrasi pembangunan bisa berjalan lebih maksimal dan penuh ide kreatif dan berani. Pemimpin bagus tidak perlu diadu di satu tempat, karna banyak yang membutuhkan. Sama seperti cahaya kalau hanya berkumpul di satu tempat kurang berguna alangkah lebih baiknya kalau disebar di tempat yang masih gelap. Hatur nuhun kang" .

2 dari 5 halaman

Ridwan Kamil Gagas `Maghrib Mengaji`

Dream - Walikota Bandung Ridwan Kamil membuat gebrakan baru. Kali ini, Kang Emil, begitu dia disapa, ingin Alquran menggema di Bandung.

Untuk mewujudkan mimpi itu, Kang Emil membuat gerakan `Maghrib Mengaji`. Gerakan ini akan dijalankan di setiap masjid di seluruh Kota Bandung, dengan tenaga relawan dari kalangan pengajar dan mahasiswa.

" Program Bandung mengaji, sedang didistribusikan jumlah relawan guru mengaji dengan jumlah masjid yang akan menerima. Kalau sudah siap, kita akan mulai semua ba'da maghrib sampai isya' semua harus ke masjid untuk yang muslim dan tidak keliaran di luar rumah untuk kegiatan yang tidak jelas," kata Ridwan.

Tidak hanya itu, Ridwan juga membuat program `Ayo Bayar Zakat`. Program ini didasarkan pada potensi zakat yang terkumpul dari masyarakat Muslim Bandung yang sangat besar.

Dana zakat itu dapat digunakan untuk membantu mengentaskan kemiskinan. Juga dapat digunakan untuk menyokong program sosial lainnya.

" Potensi zakat di Kota Bandung sangat besar sehingga bisa membantu program sosial," ucap pria yang digadang maju sebagai calon Gubernur DKI ini. (Ism) 

3 dari 5 halaman

Ridwan Kamil `Pidato` tentang Poligami

Dream - Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dikenal gemar membuat lelucon di media sosial. Pria yang karib disapa dengan sebutan Kang Emil itu mengajak para pngikutnya berkelakar.

Salah satunya melalui foto yang diunggah ke akun Instagramya, @ridwankamil, pada Selasa kemarin. Ridwan mengunggah sebuah foto hitam putih. Dalam foto itu, Ridwan mengenakan peci hitam dan berjas.

Namun bukan foto itu yang membuat unggahan ini menjadi lucu. Melainkan caption dari foto ini. Melalui keterangan di sebelah kanan foto ini, seolah Ridwan Kamil tengah berpidato. " Saudara-saudara, poenya istri itoe baiknya hanya satoe," tulis Ridwan Kamil.

Dalam keterangan itu, istri Ridwan seolah hadir. Sehingga pidato terhenti karena ada sang istri yang disebutnya sebagai " cinta" . Namun, saat si cinta pergi, pidato itu dilanjutkan. " ...satoe di oetara, satoe di barat, satoe di timoer, dan satoe di selatan."

Unggahan itu langsung ramai ditanggapi para pengikutnya. Seorang pengikut dengan akun@putrimeidal ikut membagi pendapat. Dia menyamakan Kang Emil dengan seorang komedian tunggal. " Si bapak kalo ikut stand up comedy, langsung jadi juara," tulis akun @putrimeidal.

Pengikut lainnya juga ikut menyumbang komentar unik. Para pengikut itu bahkan tak segan mengkaitkan lelucon Ridwan dengan istrinya, Atalia Praratya.

" Dan bu wali @ataliapr pun langsung bilang " mmmmmh" sudah ku duga" , aya-aya wae ih pa wali @ridwankamil (ada-ada saja sih Pak Wali-red)," tulis akun @meyalfayed.

Ya, itulah Ridwan Kamil. Pemimpin yang kerap berkelakar melalui media sosial. Mungkin itulah cara dia untuk mendekatkan diri dengan masyarakat yang dipimpin...

4 dari 5 halaman

Ciri-ciri Followers Ridwan Kamil: Pendek, Gendut, Susah Hamil

Dream - Media sosial Instagram sekarang ini sepertinya bukan hanya menjadi sarana berinteraksi, tidak sedikit yang menggunakannya sebagai media promosi.

Pedagang online ini pun tidak jarang gencar promo produk-produknya di kolom komentar selebritis ataupun publik figur. Banyak yang mengaku terganggu dengan hal ini, salah satunya Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini pun menyindir para pedagang online yang menawaran obat peninggi badan, pelangsing, perangsang kehamilan hingga produk penampilan yang terus muncul di akun instagramnya.

Kang Emil pun mengunggah foto boneka pria bertubuh gemuk dengan perut besar dan berbulu serta tidak rapi dalam penampilan untuk menyindir para pedagang tersebut.

" Saya menduga ciri-ciri fisik folower instagram saya secara umum itu pendek, gendut, susah hamil dan rambut lecir. *Ini karena selalu ada iklan peninggi, pelangsing , obat hamil dan pomade," tulis Kang Emil, Rabu 11 November 2015.

Tidak hanya itu Kang Emil juga mengamini komentar seorang pengguna instagram yang berisi doa untuk para pedagang yang mengganggu itu, " Semoga yg dagang di akunnya Kang Emil, keteknya kutilan. #aamiin #SaveKangEmil wkwkkk,"  ujar akun @adamzha.

" Aminkeun barudak... (Manjur, 1200an komen gak ada yg dagang) *terima kasih @adamzha," balas Ridwan Kamil. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Ridwan Kamil: Saya Dulu Bandel!

Dream - Dalam acara reuni SD, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membongkar kenakalannya sewaktu sekolah dasar. Di hadapan mantan Kepala Sekolah SD Banjarsari 3 Bandung Dewi dirinya bercerita mengenai kenakalannya itu.

" Ibu Dewi yang duduk adalah mantan Kepala Sekolah yang dahulu pernah menghukum saya ngepel WC selama seminggu," tulis Ridwan Kamil di akun Facebook resmi miliknya, Minggu, 8 November 2015.

Hukuman yang diterima Kang Emil kecil, panggilan akrabnya, bermula karena permainan bola yang dia lakukan bersama teman-temannya. Tanpa diduga, bola sepak itu membuat pecah kaca ruang guru.

Kenakalan lain yang dia bagi ialah suatu kali dirinya pernah dimaki-maki sopir angkot Dago lantaran tak membayar ongkos perjalanan.

" Dimaki-maki sopir oplet angkot Dago karena gak bayar soalnya pas turun langsung lari kabur," paparnya.

Kenakalan Emil kecil tak hanya itu. Emil kecil bahkan pernah dikejar-kejar satpam Balaikota Bandung karena menjadikan kolam Badak Putih sebagai " kolam renangnya" sepulang sekolah.

" Sekarang mah malu sendiri mengingat-ingat kebandelan jaman SD," pungkasnya. (Ism) 

Beri Komentar