Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Dream - Ramainya pemberitaan mengenai skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) membuat Perdana Menteri Malaysia risih. Dia pun menjamin utang yang dimiliki perusahaan BUMN itu akan lunas dalam lima bulan ke depan.
" Dalam lima bulan ke depan, utang 1MDB akan jauh lebih rendah ketimbang hari ini," ujar Najib, dikutip Dream dari astroawani.com, Senin, 10 Agustus 2015.
Najib mengatakan persoalan utang yang diderita 1MDB telah menjadi sensasi. Dia merasa disudutkan akibat banyaknya berita yang beredar.
" Masalah 1MDB tiba-tiba menjadi topik hangat dan ini sudah membuat saya marah lantaran terus-menerus dijadikan sasaran," ungkap dia.
Najib menuding berita itu sengaja dibuat untuk menjatuhkan dirinya. Dia beralasan, setiap berita yang beredar tidak memiliki dasar lantaran penyidikan masih berlangsung.
" Begitu banyak komentar di media sosial, padahal penyidikan masih berjalan. Ini tidak adil," kata Najib.
Lebih lanjut, Najib mengklaim meski 1MDB memiliki utang cukup besar, bukan berarti bisa dinyatakan merugi. Menurut dia, pemerintah akan segera menyelesaikan semua utang 1MDB.
Upaya pembungkaman
Mantan PM Mahathir Mohamad menilai lain pernyataan Najib. Bagi dia, pernyataan tersebut menunjukkan ketidaknyamanan Najib atas proses investigasi yang dijalankan satuan tugas khusus skandal 1MDB.
" Najib tentu tidak nyaman dengan penyidikan yang dilakukan satuan tugas khusus itu. Anggotanya terlalu independen sehingga Najib tidak bisa mengontrol mereka," kata Mahathir, dikutip dari themalaysianinsider.com.
Mahathir mengatakan Najib terus berupaya untuk menghentikan penyidikan skandal 1MDB dan uang yang masuk ke rekening pribadinya. Salah satunya adalah dengan meminta publik berhenti membicarakan skandal tersebut.
Pernyataan yang disampaikan Najib justru akan menjadi pintu gerbang pembungkaman kasus tersebut. Di samping itu, Mahathir juga menilai pernyataan tersebut akan memberangus demokrasi. (Ism)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
