Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Polda Metro Jaya masih mendalami motif Andi Wahyudi membunuh Hayriantira atau Rian, sekretaris bos provider Xl Axita. Pasalnya, hingga sekarang keterangan pelaku masih berubah-ubah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Krisna Murti menuturkan, penyidik masih mendalami motif Andi membunuh Rian.
Namun, untuk sementara dia mengaku kesal karena diejek 'kejantanannya' oleh korban. " Kami tidak begitu saja percaya, sampai saat ini masih kita lakukan pemeriksaan secara mendalam," kata Krishna, Senin 10 Agustus 2015.
Dalam penangan ini kasus Polres Garut melakukan join investigation. Penyidikan akan dilakukan di Polda Metro Jaya mengingat banyaknya saksi yang harus diperiksa di Jakarta. Sedangkan persidangannya akan dilakukan di Garut, Jawa Barat.
Penyidik tetap menyertakan pasal perampokan yaitu 365 KUHP dan pasal Pembunuhan 338 KUHP serta sedang mengkaji pasal pembunuhan berencana 340 KUHP. " Kalau kena di pasal pembunuhan berencana Andi bisa dikenakan hukuman mati," ujar Krishna.
Pelaku membantah jika memiliki hubungan asmara dengan korban. Padahal, dalam pemeriksaan polisi dia mengaku membunuh Rian karena diejek 'kejantanannya' setelah menolak korban untuk berhubungan intim.
" Dia mengaku cuma teman dekat, tapi kami terus dalami," tegasnya.
Andi mengaku kenal Rian hampir 2 tahun. Perkenalannya diawali ketika Rian berobat totok syaraf di rumahnya kawasan Jatibening, Bekasi. Saat itu mengeluhkan tremor pada tangan kanannya.
" Waktu pertama kali berobat ke saya, Rian diantar sama suami dan ibu mertuanya," kata Andi yang merupakan teman SMP kakak Rian.
Dari situ, Rian sering melakukan terapi kepada Andi. Seiring dengan berjalannya waktu, Rian dan Andi makin dekat. " Rian suka curhat ke saya soal rumah tangganya. Dia manggil saya juga kakak," tutur Andi
Bahkan, menurut keterangan keluarga Rian, Andi sering mendampingi Rian selama proses persidangan cerai di Pengadilan Agama Depok.
Namun, saat ditanya apa motif yang melatarbelakanginya membunuh Rian, Andi tetap mengaku kalau ia kesal terus-terusan diejek korban.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun