Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Ilustrasi Buka Puasa Bersama (http://woodlandmosque.org)
Dream - Belasan warga non-muslim turut berbuka puasa bersama di Masjid An Noor, Florida, Amerika Serikat. Mereka ingin melihat lebih dekat dan mempelajari nilai-nilai yang terkjandung dalam ibadah puasa Ramadan yang dijalani oleh kaum muslim.
“ Ini seperti pertama kali saya datang ke Gereja Katolik,” kata seorang non-muslim yang datang ke Masjid Florida, Stephanie Restrepo, dikutip Dream dari On Islam, Rabu 9 Juli 2014.
“ Saya ingin, khususnya, mempelajari apa yang ada di dalam, bagaimana proses mereka beribadah,” tambah perempuan yang besar di Pentacostal ini.
Restrepo merupakan satu dari belasan non-muslim yang hadir di Masjid An Noor yang terletak di wilayah Kendall itu. Bersama teman-temannya itu, dia menghadiri acara buka bersama atas undangan koleganya, Iram Qureshi.
Restrepo datang ke masjid pekan lalu. Di Masjid An Noor itu, dia melepas sepatunya di luar. Tak hanya itu, untuk menghormati kaum muslim, dia juga mengenakan hijab hitam. Perempuan 25 tahun ini juga menirukan gerakan salat, ruku dan sujud, seperti umat muslim yang kala itu tengah salat magrib.
Memang, umat muslim di Florida sengaja mengundang para non-muslim ini. Mereka ingin menunjukkan bahwa muslim sangat toleran dengan umat agama lain. Dengan cara ini, umat muslim di Florida bisa meluruskan informasi yang keliru tentang Islam.
Dan para non-muslim yang datang ke Masjid An Noor pun akhirnya mengetahui bagaimana informasi yang mereka peroleh tentang Islam tidak semuanya benar. “ Saya mendapat informasi seperi air terjun,” tutur Restrepo.
Bersama Restrepo, para non-muslim lain juga ingin tahu lebih tentang keyakinan yang dianut teman-teman muslim mereka. “ Saya tahu tentang Ramadan, tapi saya ingin tahu lebih baik dari dalam,” tutur Bill Duquette yang datang bersama Restrepo.
“ Kami punya banyak teman muslim. Ini sangat luar biasa bahwa mereka menjangkau ke luar untuk mengajar masyarakat,” tambah pria berusia 58 tahun ini.
Para non-muslim yang hadir dalam jamuan buka puasa bersama ini merasakan bagaimana umat muslim sebenarnya sangat terbuka kepada penganut agama lain. “ Mereka sangat terbuka, saya bisa belajar banyak,” tutur Kyle Schulberg.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane