Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sedekah, amalan sunah yang membawa keutamaan. Melalui amalan ini, seseorang didorong untuk mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada saudaranya yang membutuhkan.
Amalan ini diyakini membawa banyak sekali manfaat. Mulai dari dimurahkan rezeki, dijauhkan dari sakit dan bahaya, hingga dimudahkan segala urusan.
Banyak orang melakukan sedekah ketika memiliki sisa rezeki. Mereka biasanya baru membantu sesamanya ketika keinginannya sudah terpenuhi.
Padahal, kondisi yang dianjurkan untuk bersedekah tidaklah saat dalam kebahagiaan dan kelapangan. Bersedekah justru dianjurkan ketika dalam kondisi sulit.
Dikutip dari Islami.co, sebuah riwayat merekam kisah Rasulullah Muhammad SAW ditanya para sahabat mengenai sedekah yang paling baik. Rasulullah SAW kemudian menjawab demikian,
" Kamu bersedekah di saat kamu sehat badan, saat kikir dan saat takut akan kefakiran, saat kamu mengharapkan kaya, dan janganlah menunda/meninggalkan sedekah tersebut sampai ruh berada di tenggorokan lalu kamu berkata, 'unutk fulan seperti ini, untuk fulan yang begini padahal (harta tersebut) sudah menjadi milik si fulan."
Ketika sehat, kebanyakan orang sulit bersedekah. Ada keinginan agar hartanya tidak berkurang, juga ada ketakutan menjadi miskin.
Saat dalam kondisi ini, justru sangat dianjurkan untuk bersedekah. Bahkan sedekah yang dikeluarkan dinilai sangat utama.
Sedangkan ketika sakit, orang lebih merasa dekat dengan akhirat dan mengabaikan dunia. Mereka menjadi lebih mudah bersedekah.
Di samping itu, sangat dianjurkan untuk tidak menunda-nunda sedekah hingga ajal tiba. Sebab, sedekah tidak berfaedah ketika kita sudah meninggal.
Sumber: Islami.co
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya