Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Amrikh Palupi
Dream - Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Kedutaan besar Norwegia untuk Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan sederet selebritis menggalang dana untuk anak-anak kurang mampu di Indonesia. Diwakili istri duta besar, Noor Sabah Nael Traavik menyampaikan keprihatinan melihat anak-anak Indonesia yang tidak memiliki akta kelahiran.
Melihat hal ini, mereka tergerak menggalang dana melalui konser "Voice of Children yang akan dimeriahkan oleh sederet artis papan atas Indonesia. Beberapa di antaranya seperti Raline Shah, Titiek Puspa, Agnez Mo, Gita Gutawa dan Joe Taslim. Menurut Noor Sabah, penggalangan melalui musik sangat tepat dilakukan karena di Indonesia musik menjadi magnet utama.
Tapi tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan penggalangan dengan tema yang berbeda."Di Indonesia sangat besar minat di musik. Jadi saya rasa cara ini yang terbaik," ujar istri Duta besar Norwegia yang dijumpai di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
"Saya mau buat ini dari tahun ke tahun jadi sesuatu yang rutin. Tahun lalu sukses semoga tahun ini lebih sukses supaya saya bisa terus berbagi," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Dompet Dhuafa menambahkan melalui acara ini akan memberi dukungan penuh untuk membantu misi mulia itu. Mereka merasa terdorong untuk terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak.
"Dengan Voice of Children kami berharap membatu anak-anak miskin untuk mendapatkan akta kelahiran dan menyediakan aktifitas yang menunjang perkembangan mereka," kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini.
Tidak jauh berbeda, Badan PBB untuk urusan pengungsi UNHCR juga mengatakan dunia seharusnya membuka tangan dan merangkul anak untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak miskin.
"Sekarang dunia perlu membuka tangan untuk merangkul sesama, termasuk anak-anak yang melarikan diri dari konflik dan penganiayaan. Dukungan yang dimumpulkan melalui Voice of Children akan membantu meningkatkan kesejahteraan anak-anak pengungsi di berbagai bidang seperti pendidikan, kesejahteraan dan psikososial," ucap Thomas Vargas Representatif UNHCR di Indonesia.
(Laporan:Amrikh Palupi)
Advertisement

Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Punya Standar Berbeda soal Keren, Mengapa Muncul Perbedaan?

Sama-Sama Kurang Tidur, tetapi Ada yang Tetap Segar dan Ada yang Lemas? Studi Ungkap Penyebabnya

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
