Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tahajud menjadi salah satu sholat sunnah yang memiliki keutamaan di dalam ajaran Islam. Sebab, waktu sepertiga malam yang dianjurkan untuk melaksanakan Sholat Tahajud, disebut-sebut merupakan waktu di mana para malaikat turun ke Bumi.
Tidak hanya itu, pada waktu sepertiga malam terakhir ini pula, Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa yang dipanjatkan oleh hamba-Nya. Selain itu, sholat sunnah ini juga bermanfaat untuk mengobati penyakit yang menyerang tubuh.
Berikut lima penyakit yang dapat disembuhkan dengan rutin menjalankan Sholat Tahajud,
1. Mengobati Diabetes
Berdasarkan beberapa penelitian dikatakan bahwa Sholat Tahajjud tersebut membuat kandungan kortisol menjadi rendah. Kortisol memiliki manfaat untuk meningkatkan kandungan gula darah dengan cara merangsang metabolisme karbohidrat. Apabila kortisol ini bertambah maka kandungan gula darah dalam tubuh pun akan menjadi lebih.
2. Mencegah Pembengkakan Jantung
Sholat Tahajud dianjurkan bagi mereka yang menderita pembengkakan jantung dan gagal ginjal karena dapat mereduksi kortisol. Ketika kortisol ini tereduksi, maka tidak akan terjadi pembengkakan dan pembuangan urine pun akan semakin mudah.
3. Mencegah Penyakit Hipertensi dan Hipotensi
Sholat Tahajud ternyata juga penting bagi otak manusia. Pada waktu sepertiga malam tersebut otak manusia akan melepaskan serotonin, beta endorsin, dan melatonin. Dengan lepasnya ketiga zat tersebut maka akan membuat seseorang merasa lebih tenang sampai homeostasis terbangun.
Tetapi, lain halnya apabila homeostasis terganggu, maka akibatnya orang tersebut akan mudah mengalami pusing dan bisa saja mengakibatkan hipertensi, hipotensi, tekanan darah rendah.
Untuk itu, Sholat Tahajud dapat dijalani dengan kondisi senyaman mungkin. Tidak hanya itu saja, keseimbangan tubuh juga akan lebih terbangun dan membuat peluang hipertensi atapun hipotensi bisa diturunkan.
4. Mengontrol Emosi
Kortisol yang tidak menurun dapat merangsang depresi yang berlebihan. Maka dari itu dianjurkan untuk Sholat Tahajud karena waktu ini kortisol akan menurun membuat seseorang menjadi lebih tenang. Dengan ketenangan tersebut maka diri kita tidak akan mudah terbebani dan tidak tertekan dengan segala permasalahan yang dapat mengganggu kesehatan.
5. Kemoterapi Kanker Tanpa ada Efek Samping
Menderita kanker tentu bukanlah hal yang diharapkan oleh semua orang. Tetapi, sebagian di antara kita ternyata mengidap penyakit kanker dan harus menjalani serangkaian pengobatan salah satunya kemoterapi.
Wallahu a'lam...
Simak pembahasan selengkapnya di tautan berikut ini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya