Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Wanita cantik bernama Siska Icun Sulastri ditemukan tewas di Apartement Kebagusan, Jakarta Selatan pada Selasa, 18 Desember 2018. Tak butuh waktu lama, pelaku pembunuhan wanita cantik itu ditangkap, ia diketahui bernama Hidayat.
Kapolres Metro Jakarata Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, Siska merupakan wanita yang tidak memiliki suami. Tapi, ia sudah menjanda dua kali.
" Korban ini janda, sudah dua kali menikah," ujar Indra.
Indra menjelaskan, tersangka dan korban ini mulanya berkenalan melalui aplikasi MeChat. Merasa ada kecocokan, keduanya itu memutuskan untuk membuat janji saling bertemu.
" Mereka berkenalan lewat chatting aplikasi MeChat. Mereka sempat ketemu dan berikutnya dia janjian dan terjadi peristiwa itu. Tapi kita masih periksa lebih jauh," ucap dia.
Dalam kasus ini, pelaku membunuh korban dengan cara menjerat lehernya mengunakan kabel charger. Selain menjerat leher, pelaku juga menusuk ulu hati korban.
" Yang menyebabkan tewasnya korban itu karena luka tusuk dan berdasarkan hasil visum," ucap dia.
Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.
(Sumber: Pojoksatu.id)
Dream - Kasus pembunuhan Siska Icun Sulastri menghebohkan masyarakat. Janda cantik berusia 34 tahun ini meninggal setelah dihabisi HD, pemuda 20 tahun yang merupakan teman kencannya.
Jasad Siska ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Unit GD Tower A Apartemen Kebagusan City, Pasarminggu, Jakarta Selatan, Selasa 18 Desember 2018. Sejumlah luka terlihat di beberapa bagian tubuhnya.
Kematian Siska menimbulkan duka mendalam bagi kerabatnya. Apalagi, dia baru sembilan hari bertunangan. Wanita asal Kampung Talaga, Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat, itu rencananya akan melangsungkan pernikahan tahun depan.
Berikut ini sejumlah fakta pembunuhan Siska Icun Sulastri:
1. Tunangan Sambangi Apartemen
Tante Siska, Aan, sempat curiga lantaran putri pasangan Endun dan Siti itu tak bisa dihubungi. Pesan lewat ponsel tak terjawab.
Kecurigaan itu membuat calon suaminya menyambangi apartemen Siska. Sang tunangan sudah dua hari tak bisa menghubungi telepon seluler Siska.
Calon suami Siska sempat menemukan pintu apartemen tertutup rapat. Dia kemudian melapor ke petugas keamanan apartemen.
" Saat dibuka pintu apartemennya, mereka kaget bukan kepalang. Lantaran, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Aan, dikutip dari pojoksatu.id, Jumat, 21 Desember 2018.
2. Barang-barang Siska Hilang
Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuh Siska. Selain itu, sejumlah barang milik Siska juga raib.
" Seperti perhiasan emas berupa kalung, cincin, gelang kaki, dan dua buah handphone dan iPhone," ujar Aan.
Keponakan Siska, Sri Novianti, 28 tahun, mengatakan bahwa tantenya pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib. Menurut dia, Siska bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) kosmetika.
" Katanya, dia lagi cari uang dulu ke Jakarta buat menghidupi keluarganya. Namun sayang, ia meninggal dunia dengan kondisi memprihatinkan," ujar Sri.
Sri mengenal Siska sebagai sosok perempuan baik-baik. Siska juga dia sebut sebagai panutan bagi keluarganya.
" Kami sebagai keluarga ingin pelaku ini segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," ucap dia.
4. Dibunuh karena Tak Beri Uang
Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya, mengatakan, Siska mengajak HD untuk berkencan di kamar apartemennya, Minggu 16 Desember 2018. HD dijanjikan uang sebesar Rp2 juta oleh Siska.
" Koban ini janjian untuk kencan di lokasi kejadian melalui aplikasi chatting," kata Andi.
HD tiba di kamar apartemen milik Siska sekitar pukul 17.30 WIB. HD dijemput Siska di dekat kolam renang apartemen.
Sesampai di kamar apartemen, HD menagih uang yang dijanjikan Siska. Permintaan itu ditolak. Siska justru meminta HD menemaninya terlebih dahulu.
Setelah perdebatan cukup sengit, Siska mengancam HD. Siska akan melapor ke istri HD soal kencan mereka. Pertengkaran pun terjadi.
" Korban menjambak pelaku, kemudian keduanya berkelahi," ujar Andi.
HD kemudian mengambil pisau di dekat televisi di kamar korban. Sempat terjadi aksi rebutan pisau hingga baju yang dikenakan korban terlepas. HD beberapa kali menusuk Siska.
" Setelah korban diam dan dinyatakan tewas, kemudian pelaku meninggalkan korban dengan membawa dompet korban, dua HP korban, dan pisau," ucap Andi.
Sumber: Pojoksatu.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya