Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (ze.tt)
Dream - Telepon pintar atau smartphon atau ponsel pintar dinilai bisa membuat otak makin membusuk! Satu-satunya obat adalah meletakkannya di dalam saku. Itulah peringatan dari ahli tentang bahaya smartphone.
Ya, ahli menemukan bahwa sepertiga dari pengguna telepon pintar melihat gadget itu 25 kali dalam sehari. Sementara itu, sepersepuluh dari kita langsung menyambar telepon pintar sesaat saat bangun tidur.
Menurut penulis buku The Shallows: How The Internet Is Changing Our Brains, Nicholas Carr, smartphone dan peralatan internet lain bisa mengganggu pola pikir kita.
“Apa yang dikatakan psikolog dan ilmuwan otak tentang gangguan bahwa peralatan itu memiliki efek yang cukup besar pada cara kita berpikir,” kata Carr, sebagaimana dikutip Dream dari Metro.co.uk, Selasa 13 Oktober 2015.
Menurut para ilmuwan, smartphone membuat seseorang tak bisa memusatkan pikiran atau berkonsesntrasi, dan bahkan membuat orang tak mampu berpikir secara mendalam.
“Kondisi saat ini bertambah buruk karena alat ini secara permanen terkoneksi sehingga kita secara konstan memainkannya,” tutur Carr.
Menurut dia, teknologi pasti memiliki efek pada ingatan manusia. Jika seseorang merasa bingung, maka dengan mudah mencari jawaban di internet melalui smartphone. Tentu ini akan membuat memori otak kita “malas” untuk berpikir.
“Satu studi Universitas Columbia menunjukkan bahwa ketika orang tahu bahwa mereka akan dengan mudah menemukan informasi secara online, mereka cenderung untuk membentuk memori itu,” kata Carr.
Cara itu memang lebih gampang untuk menemukan jawaban. Tapi tidak bagus untuk perkembangan memori otak kita. “Tidak butuh waktu lama bagi seseorang untuk terbiasa melirik smartphone mereka 200 kali sehari. Kita adalah makhluk yang secara fisik dan mental menuruti kebiasaan.” (Ism) Baca Juga: Suntik Bakteri Hidup Abadi, Ilmuwan Rusia Merasa Lebih Kuat Awas, Pria Mampu Kenali Wanita Suka Selingkuh Hanya dari Foto Heboh Profesor di Tiongkok Berwajah Mirip Einstein Video `Manusia Duyung` Sakit Gegerkan Netizen Ini Analisa Ilmiah Tragedi Mina Kerangka Mona Lisa Ditemukan Tanpa Tengkorak Warga Geger Awan Aneh `Pertanda Kiamat` Benarkah Meteor Akan Musnahkan Bumi Minggu Depan? Bukti Bencana Nuh 13.000 Tahun Silam Ayam Tanpa Kepala, Bisa Bertahan Hidup Hingga 18 Bulan Surat Pengakuan Ateis Charles Darwin Dilelang Rp 1,3 M Sebesar Bola Basket, Bongkahan Es dari Langit Gegerkan AS Alasan Ilmiah Manusia Lihat Cahaya Jelang Ajal Gerhana Bulan Darah, Asteroid dan Kiamat September
Advertisement

Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Punya Standar Berbeda soal Keren, Mengapa Muncul Perbedaan?

Sama-Sama Kurang Tidur, tetapi Ada yang Tetap Segar dan Ada yang Lemas? Studi Ungkap Penyebabnya

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?


Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market