Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Abu Jenazah
Dream - Seorang janda nekat melakukan aksi yang nyeleneh. Dia membawa abu jenazah suaminya ke sebuah toko ponsel. Tujuannya, untuk membatalkan kontrak langganan salah satu provider telekomunikasi terbesar di dunia.
Maria Raybould, 56 tahun, diancam staf T-Mobile dan diperintahkan membayar biaya pembatalan langganan menyusul kematian suaminya, David, 57 tahun, yang telah meninggal karena kanker.
Meskipun Maria sudah menunjukkan bukti tentang kematian suaminya berupa surat kematian, kuitansi pemakaman, bahkan abu jenazah suaminya, perusahaan telekomunikasi raksasa itu tetap menolak membatalkan kontrak langganan David.
Wanita asal Cardiff itu terus mendapat surat ancaman dari pihak T-Mobile sehingga menderita kepanikan saat dia menemui staf T-Mobile di toko itu.
" Aku sudah pergi ke toko itu membawa semua bukti, termasuk abu jenazah David," keluh Maria. " Tapi mereka seakan tak mau mengerti. Aku pun minta waktu 20 menit dan keluar sebentar. Saat itulah aku mengalami kepanikan."
" Saat masuk kembali, seorang pegawai wanita mengatakan dia telah berbicara kepada manajer dan mereka berjanji akan menghentikan kontrak."
" Tapi bulan berikutnya aku dapat surat tagihan lagi."
Maria bercerita anaknya sebenarnya sudah memberitahu T-Mobile tentang pembatalan langganan sehari setelah pemakaman ayahnya. Saat itu anaknya diminta membawa bukti berupa surat kematian.
Tapi hingga tiga kali datang ke toko yang tak disebutkan namanya itu, usaha Maria sia-sia hingga kasusnya tercium wartawan dan menjadi headline.
Setelah tersebar di media massa, pihak T-Mobile akhirnya minta maaf kepada Maria dan menyatakan, nama suaminya sudah dihapus dari daftar pelanggan.
T-Mobile berdalih ada masalah pada proses otomatisasi pemutusan langganan sehingga surat tagihan tercetak terus.
(Ism, Sumber: Emirates 24/7)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya