Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penggusuran Makam Di Guatemala City (Sumber: Www.dailymail.co.uk)
Dream - Berbekal palu godam dan masker, beberapa tukang pembersih kuburan di Guatemala mulai membongkar sebuah makam. Petugas juga menguras apapun yang ada di dalamnya, termasuk si jenazah.
Selain sebuah tengkorak manusia dengan rambut tebal masih menempel, tukang pembersih kuburan itu juga mengeluarkan miniatur peti mati yang dihiasi dengan bunga putih.
Pria-pria ini sedang membongkar makam karena keluarganya tidak mampu lagi membayar uang sewa makam pribadi. Setelah masa sewa makam habis dan pihak ahli waris tidak mampu membayar, maka pria-pria itu akan datang untuk membersihkan makam agar bisa digunakan oleh penyewa baru.
Setiap sisa-sisa bongkaran makam yang tidak diklaim akan dimasukkan ke kantong plastik, diberi label dan dikirim ke kuburan massal untuk dimakamkan kembali.
Sebagian besar mayat yang digali sebagian besar membusuk, tetapi mereka yang dikuburkan di makam bagian atas akan mengering dan menjadi mumi.
Meskipun pria-pria itu bekerja sebagai pembersih kuburan di Guatemala City, cara kerja mereka hampir tidak berbeda dengan buruh bangunan atau pekerja pusat pembuangan sampah.
Mayat-mayat yang rusak beserta kantongnya dilemparkan begitu saja seperti tumpukan sampah dan diangkut menggunakan forklift ke atas truk, dengan pakaian masih melekat saat mereka dimakamkan. Salah satu mayat dengan rambut hitam tebal panjang duduk tegak dan terlihat menakutkan di atas gunungan kantong tulang.
Ada juga yang masih utuh seperti mumi dengan kaki masih di dalam kantong sampah, tergolek di dinding dan di bawahnya ada tanda bertuliskan 'dilarang membuang sampah sembarangan di sini'.
Segera setelah mayat-mayat itu dikeluarkan, peti mati yang rusak akan ditumpuk di belakang kuburan sehingga terlihat seperti sampah kayu.
Sisa bongkaran yang diklaim anggota keluarga akan dimasukkan ke dalam sebuah kotak kecil dan kemudian disimpan di sebuah ossuarium (tempat penyimpanan tulang yang dibuat dari tanah liat, kayu atau batu kapur) di pemakaman umum.
Jorge Dan Lopez, seorang wartawan foto seperti dikutip Dream dari laman Dailymail, Rabu, 17 September 2014, mengatakan, " Pemandangan pembongkaran makam di Guatemala itu mengerikan. Tapi terus terang itu menarik. Burung Bangkai (Vulture) akan mengelilingi kuburan tersebut dari atas. Mereka mengawasi setiap gerakan dari orang-orang yang bekerja mengangkuti orang mati."
" Aku benar-benar melihat dengan jelas kulit, tulang, dan wajah yang diawetkan yang menyeringai menyeramkan." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya