Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kompeks Al Khawaneej (Emirates 24l7)
Dream - Warga di sebuah kompleks hunian Al Khawaneej, Dubai, tengah frustasi. Sebab, kompleks eksklusif yang mereka huni tak punya nama jalan. Begitu pula nomor rumah, juga tak terpasang.
Untuk menuju kompleks ini memang tak menjadi masalah. Jalan sudah mulus. Namun, masalah muncul. Mereka tak bisa melakukan surat menyurat, bahkan membeli makanan melalui layanan pesan antar. Sudah bisa dipastikan kiriman dari luar tak akan pernah sampai ke rumah pemesan.
" Itu selalu menjadi masalah kurir untuk mengantar atau siapa pun yang akan ke vila Khawaneej 1," kata Sheikha Abdulla, seorang penduduk setempat sebagaimana dikutip Dream dari Emirates 24l7, Minggu 14 September 2014.
Tak hanya membingungkan, Sheikha juga malu jika bertukar alamat rumah dengan koleganya. Sebab, meski berada di kawasan elite, rumahnya tak memiliki nama jalan dan bahkan nomor rumah.
" Saya juga merasa malu untuk mengatakan bahwa daerah saya tidak memiliki nama jalan atau nomor vila. Saya harus mengatakan kurangnya alamat itu dengan mengatakan bahwa itu daerah baru di Dubai," tambah dia.
Al Khawaneej adalah sebuah komunitas baru di Dubai yang secara eksklusif dihuni oleh keluarga terkemuka di Uni emirat Arab. Dibandingkan kompleks yang telah ada di Dubai, ukuran kompleks ini jauh lebih besar. Hampir tak ada ekspatriat yang tinggal di sana.
Sheikha yang telah lima tahun tinggal di sana menambahkan, " Setiap kali saya ditanya lokasi rumah saya, jawaban yang sudah saya hapal adalah 'tidak ada jalan atau nomor vila, itu daerah yang baru'," kata dia.
Menurut dia, satu-satunya bangunan yang terkenal di sana adalah Arab Center. Dan sialnya, bangunan itu jauh dari rumah Sheikha. Sehingga untuk ancar-ancar alamat pun tak mungkin.
" Saya selalu butuh sepuluh menit untuk mengarahkan orang yang akan ke vila saya, dengan pembicaraan yang selalu diakhiri dengan 'itu rumah ke tiga di sebelah kiri Anda dengan kubah, gerbang coklat, dan banyak pohon-pohon palem," demikian perempuan itu selalu memberi ancar-ancar tamu yang akan datang ke rumahnya.
Ya, sepertinya sepele, apalagi untuk kompleks super mewah. Tapi ternyata bermukim di hunian eksklsif ini justru membuat para warganya menjadi frustasi. Saat dikonfirmasi soal kekurangan ini, Otoritas Jalan dan Transportasi setempat mengatakan pemberian nama jalan dan alamat itu akan dimulai tahun depan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya