Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Khalid Al Sinani Mendapatkan Harta Karun Laut Berharga (Sumber: Viral4Real)
Dream - Kehidupan seorang nelayan tidak selalu menyenangkan. Ada saat-saat ketika mereka mendapatkan tangkapan yang baik. Di lain waktu mereka tidak memperoleh apa-apa sama sekali. Alhasil dapur pun tak mengepul.
Demikian juga dengan seorang nelayan asal Oman bernama Khalid Al Sinani ini. Dia telah menghabiskan seluruh hidupnya di laut, berharap satu hari mendapatkan tangkapan besar.
Namun Khalid tidak pernah tahu hidupnya akan berubah dramatis beberapa minggu yang lalu.
Selama perjalanan mencari ikan di sekitar Qurayat, dia menemukan harta karun laut langka berupa ambergris sebanyak 80 kilogram.
© Dream
Setelah 20 tahun hidup sebagai nelayan, mimpi masa kecil Khalid untuk mendapatkan uang banyak dari laut telah menjadi kenyataan pada pagi hari tanggal 30 Oktober.
Saat itu dia, bersama dengan dua temannya, melihat ambergris mengambang di laut yang mengeluarkan bau menjijikkan.
" Kami menggunakan tali untuk mengumpulkan dan membawa ambergris itu ke dalam perahu," kata Al Khalid dilansir Viral4Real.
"
© Dream
" Saya diberitahu sebelumnya bahwa ambergris memiliki bau menjijikkan. Tapi setelah beberapa hari ambergris mengeluarkan aroma yang menyenangkan," kata dia. " Kami bergegas kembali ke pantai dengan sukacita dan penuh kebahagiaan."
Setelah beberapa hari, dua orang pedagang dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi menghubungi mereka. Keduanya menawarkan harga mulai dari US$ 19.485 (sekitar Rp 255 juta) hingga US$ 35.000 (sekitar Rp 459 juta) per kilogram.
Jika ambergris sebanyak 80 kg itu terjual, Khalid dan dua temannya bakal mendapat keuntungan US$ 2,5 juta (sekitar Rp32 miliar) sampai US$ 2,8 juta (sekitar Rp36 miliar)!
© Dream
Dalam dunia industri pembuatan parfum, ambergris atau orang-orang sering menyebutnya 'muntahan ikan paus' merupakan bahan baku yang langka dan mahal. Untuk mendapatkan bahan berbentuk seperti lilin ini, harus menunggu ikan paus sperma memuntahkan sekresi dari dalam perutnya.
Sekresi berwarna putih itu biasanya ditemukan mengambang di laut tropis dan digunakan dalam industri pembuatan parfum. Meski pada awalnya mengeluarkan bau menjijikkan, namun setelah kering dan mengeras, ambergris akan berbau harum dan lembut.
Pabrik parfum terkenal, seperti Chanel dan Lanvin, memanfaatkan kemampuan ambergris untuk menciptakan parfum yang tahan lama jika digosokkan pada kulit manusia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya