Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hakimuddin Salim Bersama Para Penguji Universitas Islam Madinah Dan Pejabat KJRI Jeddah (Istimewa)
Dream - Hakimuddin Salim meraih gelar Doktor Pendidikan Islam dengan predikat Mumtaz. Dia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Pengujian di Fakultas Dakwah di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.
Mumtaz merupakan predikat tertinggi di lingkungan perguruan tinggi Islam. Predikat ini bermakna 'Sempurna', setara dengan Cum Laude.
Dalam disertasinya, Hakim mengetengahkan pentingnya penggunaan nilai-nilai yang diambil dari kisah-kisah dalam Al-Quran untuk metode pendidikan di lingkungan pesantren Al-Quran.

Atas keberhasilan ini, Hakim menjadi mahasiswa pertama dari Asia Tenggara yang menyandang gelar Doktor Pendidikan Islam dari UIM.
" Kita patut berbangga bahwa pendidikan di Indonesia menjadi salah satu bidang kajian yang diangkat oleh kampus-kampus di luar negeri," Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Jeddah, Agus Muktamar, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 19 Desember 2019.

Agus didampingi beberapa staf Pensosbud KJRI Jeddah hadir dalam ujian disertasi yang digelar pada Selasa malam waktu setempat, 17 Desember 2019. Ujian itu dipimpin dua orang penguji, Muhammad Umar Falatah dan Adel A’ed Al Maghdzawi serta pembimbing disertasi Saeed Faleh Al Maghamisi.
Penguji utama, Muhammad Umar Fallatah, mengapresiasi originalitas dan keotentikan penelitian Hakim. Selama 2,5 jam, ujian berlangsung dengan dialog yang intens.
" Semoga gelar yang diraih, memberi manfaat bukan hanya kepada yang bersangkutan, namun juga kepada bangsa dan negara Indonesia," kata Agus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya