Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bidan Honorer Diciduk Setelah Videonya Yang Tampil Bugil Viral Di Medsos. (Foto: Freepik.com)
Dream - Entah apa yang merasukinya, salah satu bidan berinisial AW di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, tampil bugil secara live melalui aplikasi di ponselnya.
Pegawai honorer berusia 23 tahun tersebut nekad berbugil ria diduga karena tergiur dengan uang 'saweran' dari penonton di aplikasi tersebut.
Setelah videonya menjadi viral di media sosial, AW akhirnya dipanggil dan diperiksa Sat Reskrim Polres Lahat Sumsel. Dia diduga melanggar Undang-Undang (UU) ITE.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Kurniawi, AW memang berprofesi sebagai bidan dan sudah diperiksa oleh tim gabungan. Selama penyidikan, AW didampingi tim dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lahat.
" Pekerjaannya memang seperti itu (bidan), kita masih melakukan pemeriksaan ke AW, karena videonya ramai beredar di Kabupaten Lahat," kata Kurniawi.
Dalam pemeriksaan, AW mengaku memakai aplikasi Boom Live dalam menjalankan aksinya. Dia telah 3 kali melakukan aksi serupa, semuanya diduga tanpa busana.
Kurniawi mengatakan anggota timnya sudah memeriksa kamar AW yang diduga sebagai tempat membuat konten porno secara live.
" Dari keterangan AW, sudah tiga kali live dan meraup untung finansial mencapai puluhan juta. Tapi masih kami dalami," katanya.
Namun Kurniawi tidak menyebut nilai uang saweran yang sudah diperoleh AW secara rinci selama menjalani profesi sampingannya itu.
Selagi tim Polres Lahat mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan lanjutan, AW saat ini masih berstatus sebagai saksi.
Jika sudah lengkap dan mengarah pada aksi pornografi, bidan asal Kabupaten Lahat tersebut bisa dijerat dengan pelanggaran UU ITE.
Setelah video asusilanya beredar luas dan menjadi viral di media sosial, AW dilaporkan mengalami depresi.
Karenanya, tim Polres Lahat tidak bisa memeriksa terlalu dalam dan menunggu hingga AW bisa kembali diperiksa.
Kepala Puskesmas Lahat Sumirah mengatakan AW pernah bekerja di Puskesmas Bandar Jaya sebagai bidan honorer di bagian persalinan.
Setelah mengetahui kebenaran informasi tentang video asusila tersebut, Sumirah mengatakan langsung memberhentikan AW.
Tersebarnya video AW telah mengejutkan warga di kampung halamannya. Seorang tetangga AW bahkan mengaku sudah mengetahui video AW sejak seminggu lalu.
Tetangga yang identitasnya dirahasiakan itu mengatakan adegan AW di video tersebut sudah beredar di Instagram dan grup WhatsApp.
" Sudah seminggu lalu saya dapat video itu, karena beredar di medsos. Kami sempat kaget dan tidak menyangka, jika itu adalah AW," katanya.
Sumber: Liputan6
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya